Categories: Nasional

Jenazah Warga Ukraina Bergelimpangan di Jalan

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Laporan media mengungkapkan adanya kuburan massal dan mayat yang bergelimpangan di jalan di wilayah, Bucha, Ukraina. Meski sebelumnya dibantah Rusia, nyatanya sebuah foto satelit menguatkan fakta itu.

Foto-foto satelit yang dirilis pada Senin (4/4) membantah pernyataan Rusia bahwa mayat warga sipil yang ditemukan di Bucha muncul di sana setelah pasukan Rusia mundur dari kota Ukraina. Kini klaim bantahan Rusia mulai diragukan.

Citra satelit pertengahan Maret dari jalan Bucha tampaknya menunjukkan beberapa mayat warga sipil tergeletak mati di dalam atau di luar badan jalan. Fakta itu sesuai apa yang dikatakan pejabat Ukraina baru-baru ini.

“Citra satelit Maxar beresolusi tinggi yang dikumpulkan di Bucha, Ukraina (barat laut Kiev) memverifikasi dan menguatkan video dan foto media sosial baru-baru ini yang mengungkapkan mayat tergeletak di jalan-jalan dan ditinggalkan di tempat terbuka selama berminggu-minggu,” kata Juru Bicara Maxar Technologies Stephen Wood, dalam sebuah pernyataan seperti dilansir dari Channel News Asia, Selasa (5/4/2022).

The New York Times menerbitkan analisis close-up jalan Yablonska Bucha, dan menyimpulkan. Setelah membandingkannya dengan rekaman video dari 1 dan 2 April mayat di sepanjang jalan, bahwa banyak mayat yang telah tergeletak di sana setidaknya sejak tiga minggu lalu, ketika pasukan Rusia menguasai kota itu.

Fotografer AFP memasuki Bucha, barat laut Kyiv, pada hari Sabtu dan secara langsung mengonfirmasi keberadaan sekitar 20 mayat. Semuanya berpakaian sipil, beberapa dengan tangan terikat.

Rusia Membantah

Kementerian Pertahanan Rusia telah membantah bertanggung jawab, dengan mengatakan bahwa semua timnya sudah mundur sepenuhnya dari Bucha pada 30 Maret. Sementara Kremlin menolak gambar grafis yang muncul dari kota itu sebagai kabar hoax yang dibuat oleh Ukraina.

Klaim itu diulangi di Perserikatan Bangsa-Bangsa pada hari Senin, dimana utusan Moskow Vassily Nebenzia menegaskan mayat-mayat yang digambarkan di Bucha tidak ada di sana sebelum pasukan Rusia meninggalkan kota. Tetapi citra satelit Maxar tertanggal 19 Maret dan 21 Maret menunjukkan bahwa banyak mayat berada di jalan Yablonska Bucha pada waktu itu.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Kebakaran Hebat di Payung Sekaki Pekanbaru: 7 Gudang Avian Terbakar, Tak Ada Korban Jiwa

Sebanyak tujuh unit gudang di Kawasan Pergudangan Avian Jalan Siak II Pekanbaru ludes terbakar pada…

27 menit ago

Penyaluran Makan Bergizi Gratis Bagi 39 Ribu Warga Meranti Dihentikan Sementara

Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara penyaluran program Makan Bergizi Gratis bagi 39 ribu penerima…

44 menit ago

Realisasi APBD Inhil Baru 58,07 Persen, Bupati Herman Minta OPD Gesa Program

Bupati Indragiri Hilir Herman meminta seluruh OPD memacu percepatan realisasi APBD 2026 yang baru mencapai…

1 jam ago

Satlantas Polres Inhu Gelar Strong Point Serentak, Kapolres Ikut Bawa Pengendara Menyeberang

Kapolres Inhu AKBP John Letedara turun langsung melayani masyarakat dengan mengatur lalu lintas dan membantu…

1 jam ago

Fajar Fikri Juara Denmark Open 2026 Usai Libas Aaron Soh

Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses menjuarai Denmark Open 2026 usai mengalahkan pasangan…

1 hari ago

Bawa Lari 12 Ekor Sapi Kurban senilai Rp195 Juta, “Adi Black” Ditangkap Polsek Rumbai

Polsek Rumbai menangkap seorang pria berinisial SK alias Adi Black akibat mengelapkan 12 ekor sapi…

1 hari ago