Categories: Nasional

Ini Kata Mahfud soal Wacana Napi Korupsi Dibebaskan

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Wacana pembebasan napi korupsi yang diklaim bisa mencegah penyebaran Covid-19 memang menimbulkan polemik. Menanggapi hal tersebut, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD memastikan hingga saat ini belum ada pembahasan terkait pemberian remisi atau pembebasan bersyarat kepada narapidana korupsi. Termasuk pada teroris dan bandara narkoba.

Dengan kata lain, tidak ada pembahasan terkait revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 99 Tahun 2012 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan. “Agar clear ya, sampai sekarang pemerintah tidak merencanakan mengubah atau merevisi PP 99 tahun 2012,” kata Mahfud dalam keterangannya, Sabtu (4/4) malam.

Mantan Ketua MK ini menegaskan, tidak ada alasan napi korupsi dibebaskan di tengah pandemi virus korona (Covid-19). Sebab korupsi merupakan kejahatan luar biasa.

Selain itu, Mahfud menyampaikan, narapidana korupsi ditempatkan berbeda dengan narapidana umum. Napi korupsi dinilai ditempatkan di tempat lebih baik sehingga bisa menerapkan physical distancing di dalam tahanan.

“Malah diisolasi di sana lebih bagus daripada di rumah,” ucap Mahfud.

Kendati demikian, Mahfud menegaskan pihaknya berpegang pada keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 2015. Jokowi tidak akan mengubah aturan yang ada.

“Jadi tidak ada sampai hari ini itu rencana memberikan pembebasan bersyarat kepada napi koruptor, napi terorisme dan napi bandar narkoba, tidak ada,” tegas Mahfud.

Untuk diketahui, Menkumham Yasonna Laoly ingin merevisi PP Nomor 99 Tahun 2012 untuk membebaskan napi korupsi demi mencegah penyebaran virus korona di dalam lapas. Upaya ini untuk mengatasi kelebihan kapasitas lapas.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Harga Bahan Pokok di Pasar Selasa Tuah Karya Terpantau Menurun

Harga cabai dan bawang di Pasar Selasa Tuah Karya Panam terpantau menurun. Pedagang menyebut fluktuasi…

4 jam ago

Dari Koto Gasib ke Pekanbaru, SeSuKa Bike Siap Gowes di Fun Bike Riau Pos 2026

Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…

1 hari ago

DPRD Minta Satpol PP Pekanbaru Lebih Tegas Tertibkan Usaha dan Bangunan Liar

Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…

1 hari ago

Vandalisme, Geng Motor, hingga Curanmor Lintas Provinsi Diungkap Polresta Pekanbaru

Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…

1 hari ago

Pemko Pekanbaru Targetkan Perbaiki Jalan Rusak Lebih dari 42 Kilometer

Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…

2 hari ago

Konsisten Sejak 2019, DBC Kembali Kirim 15 Peserta Meriahkan Riau Pos Fun Bike 2026

Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…

2 hari ago