Categories: Nasional

Begini Respons Mantan MenPAN RB

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Anggota DPR Fraksi PAN Asman Abnur mengaku belum mengetahui adanya wacana tambahan libur PNS atau pegawai negeri sipil.

"Saya belum dapat informasi itu," kata Asman di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (4/12).

Sebelumnya, rencana itu disampaikan oleh Komisioner Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Waluyo Martowiyoto pada kegiatan Kickoff Meeting Pilot Project Manajemen Kinerja PNS di KemenPAN-RB, Jakarta, Selasa (3/12).

Asman menjelaskan kalau berdasarkan hitungan jam kerja, sebenarnya kebijakan tersebut bisa diterapkan. "Kalau hitungan jam kerja itu sudah baku, berapa jam mereka satu minggu bekerja, itu rumusnya masuk," ungkap Asman.

Mantan menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN dan RB) itu mengatakan kalau hitungannya soal dalam satu hari bekerja, itu rumusnya tidak masuk.

"Jadi, misalnya kalau hitungan jam itu bisa Senin, Selasa, Rabu, Kamis, asal terpenuhi jamnya jadi Jumat, Sabtu dan Minggu libur, tetapi kalau hitungan hari (misalnya) berapa hari dia bekerja dalam seminggu, mungkin Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat,"  ungkapnya.

Asman berpesan tinggal dilihat dan disepakati saja apakah aturan itu memengaruhi kinerja tidak. Demikian juga apakah aturan itu memengaruhi produktivitas atau tidak. "Saya tidak tahu kajiannya apa," katanya.

Politikus dapil Kepulauan Riau itu mengatakan bahwa yang terpenting adalah komitmen kinerjanya, karena banyak faktor yang memengaruhinya. "Harus dilihat outcome-nya seperti apa, pemborosan dan pemakaian sarana dan prasarana seperti apa. Kan listrik, air, telepon, kalau di kantor dipakai. Nah, dari segi mana melihat kebijakan itu," paparnya.

Asman menjelaskan bahwa bekerja sekarang ini sudah banyak dipermudah oleh alat atau teknologi. Nah, kata dia, saat menjadi MenPAN dan RB, yang menjadi ukurannya adalah outcome.

“Jadi, soal bagaimana cara prosesnya itu terserah, saya lebih moderatlah. Misalnya, wartawan tidak masuk tetapi bisa buat berita jarak jauh, bisa juga, yang penting outcome,” ujar dia mencontohkan. (boy/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

BRK Syariah Resmikan Rahn Gadai Emas di Bintan, Solusi Pembiayaan Kini Makin Mudah

BRK Syariah resmi meluncurkan layanan Rahn Gadai Emas di Bintan untuk memperluas akses pembiayaan syariah…

9 jam ago

Menjangkau Pelosok, PLN Gencarkan Literasi Digital Kelistrikan di Tapung Hilir

PLN UIP Sumbagteng menggelar sosialisasi PLN Mobile di Tapung Hilir untuk memperluas literasi digital kelistrikan…

12 jam ago

Harga Karet Kuansing Makin Nanjak, Pekan Ini Tembus Rp20.125 per Kg

Harga karet petani Kuansing kembali naik menjadi Rp20.125 per kilogram. Produksi meningkat seiring membaiknya harga…

14 jam ago

Sidak Kecamatan Marpoyan Damai, Wako Pekanbaru Minta Pelayanan Lebih Cepat

Wali Kota Pekanbaru sidak Kecamatan Marpoyan Damai dan menekankan pelayanan cepat serta kenyamanan warga.

1 hari ago

Distankan Pekanbaru Periksa 3.754 Hewan Kurban, Belum Temukan Kasus Penyakit

Distankan Pekanbaru telah memeriksa 3.754 hewan kurban dan memastikan belum ditemukan kasus penyakit.

1 hari ago

Tiga Wakil Rektor Umri Dilantik, Siap Perkuat Tata Kelola Berstandar Internasional

Umri melantik wakil rektor baru dan menargetkan penguatan tata kelola kampus menuju standar internasional.

1 hari ago