Categories: Nasional

Bahasa Medsos Bisa Menjadi “Musuh” Bahasa Indonesia

BAGANSIAPI-API (RIAUPOS.CO) – Maraknya bahasa  media sosial harus disikapi dengan bijak. Bahasa media sosial yang cenderung asal-asalan dan tak sesuai kaidah bahasa Indonesia, semakin lama akan menggerus bahasa Indonesia yang sudah memiliki aturan yang telah disepakati bersama. Bahasa medsos bisa menjadi "musuh" bahasa Indonesia.

Jika itu terjadi terus-menerus dan tak ada orang yang peduli untuk memperbaikinya, maka bahasa yang telah diperjuangkan dan dituangkan dalam Sumpah Pemuda yang kemudian dibuat peraturannya, bisa akan semakin jauh dari masyarakat.

Hal itu disampaikan Asisten I Bidang Kesejahteraan Rakyat Setda Pemkab Rokan Hilir (Rohil) Drs H Ferry H Parya, saat membuka kegiatan Penyuluhan Bahasa Indonesia   bagi Pegawai Badan Publik di Kabupaten Rokan  Hilir, 3-4 Oktober 2019. Kegiatan ini dibuka di Bagansiapi-api, Rabu (3/10/2019).

"Kegiatan yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Riau ini merupakan momen bagi kita sebagai pelayan publik untuk mempelajari kembali bahasa Indonesia yang baik dan benar. Nantinya harus kita terapkan dalam kehidupan kita sehari-hari, juga dalam penulis surat resmi dan dokumen-dokumen kenegaraan," jelas Ferry. 

Dalam kesempatan itu, Kepala Balai Bahasa Riau (BBR) Drs Songgo A Siruah MPd, menjelaskan, lembaga yang dipimpinnya terus berusaha dan berupaya membantu memperbaiki dan menaikkan kompetensi berbahasa Indonesia seluruh masyarakat di Riau. Menurutnya, Kabupaten Rohil adalah daerah ke-11 dalam rangkaian kegiatan penyuluhan ini.

"Saya berharap semoga seluruh peserta kegiatan ini bisa mengaplikasikan hasilnya dalam pekerjaan sehari-hari, juga dalam komunikasi resmi," ujar Songgo.

Ketua panitia kegiatan ini, Marnetti SPd, menjelaskan, ada sekitar 50 peserta yang merupakan pegawai pemerintah dari berbagai dinas di Pemkab Rohil yang mengikuti kegiatan ini. Selain mendapatkan materi dari Songgo sebagai salah satu narasumber, mereka juga mendapatkan pencerahan tentang kebahasaan Indonesida dari penyuluh internal BBR, yakni Dr Fatmawati Adnan MPd dan Dra Sri Sabakti MHum.

Mewakili BBR dan seluruh panitia, Marnetti mengucapkan terima kasih kepada seluruh pendukung kegiatan ini, terutama Pemkab Rohil. Dia berharap kerja sama ini terus terjalin di masa depan.(hbk)

Editor: Firman Agus

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Unri Jadi Percontohan Tanoto Foundation dalam Pengembangan Soft Skills Mahasiswa

Unri menjadi best practice implementasi Student Development Journey Tanoto Foundation berkat digitalisasi Student Journey ASRI…

10 menit ago

GSSB Digelar Dua Kali Sebulan, Pemkab Rohul Optimalkan Peran 145 Masjid Paripurna

Pemkab Rohul mengaktifkan 145 Masjid Paripurna melalui Gerakan Salat Subuh Berjemaah guna memperkuat syiar Islam…

16 menit ago

Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Sasar Kampung Dalam dan Pangeran Hidayat, 4 Orang Ditangkap

Satresnarkoba Polresta Pekanbaru menggelar razia di Kampung Dalam dan Pangeran Hidayat. Empat orang diamankan, seluruhnya…

36 menit ago

Didemo Emak-emak, Tujuh Kafe Remang-remang di Tapung Akhirnya Disegel

Tujuh kafe di Desa Gading Sari, Tapung, disegel tim gabungan setelah dikeluhkan warga. Petugas juga…

1 jam ago

Agung Nugroho Wajibkan Seluruh Provider Ikut Bereskan Kabel FO Semrawut di Pekanbaru

Pemko Pekanbaru mewajibkan seluruh provider internet ikut menata kabel fiber optic ilegal. Penertiban dilakukan bertahap…

22 jam ago

Diduga Kompresor Mati Saat Menyelam, Pria di Sungai Indragiri Masih Hilang

Seorang penyelam di Inhil diduga tenggelam setelah kompresor udara mati saat evakuasi kapal. Tim gabungan…

22 jam ago