Categories: Nasional

Karyawan dan Keluarga JAPFA Pekanbaru Divaksin di Tambang

KAMPAR (RIAUPOS.CO) – PT Indojaya Agrinusa (JAPFA) memperlihatkan komitmennya mendukung program pemerintah dalam rangka percepatan vaksinasi Covid-19 di Indonesia, terutama di seluruh wilayah kerjanya termasuk, di Riau.

Bertempat di Unit Hatchery PT Indojaya Agrinusa (JAPFA) Pekanbaru, di Desa Sungai Pinang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Sabtu (4/9-2021) perusahaan ini melakukan vaksinasi massal dengan ikuti oleh karyawan dan keluarganya, para suplyer, pelanggan, pekerja outsourcing.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 s/d 17.30 WIB diikuti lebih kurang 800 orang ini, berlangsung tertib, dengan tetap mematuhi Prokes Covid-19 (5 M). Bahkan setiap peserta yang masuk ke lokasi vaksinasi terlebih dahulu harus melalui ruangan penyemprotan desinfektan, sebelum berbaur dengan peserta vaksinasi massal di halaman PT Indojaya Agrinusa Unit Hatchery Pekanbaru tempat acara dilaksanakan. Tampak hadir dalam acara tersebut Kapolsek Tambang IPTU Mardani Tohenes Lesa SPI SH MH, Koramil Tambang, Camat Tambang dan sejumlah muspika Kecamatan Tambang.

Ketua Gugus Covid 19 PT Indojaya Agrinusa (JAPFA), Brigjen Pol(Purn) Drs Faisal Abdul Nasir saat memberikan sambutannya, menyampaikan terimakasih atas kepercayaan pemerintah yang ikut melibatkan PT Indojaya Agrinusa dalam menyukseskan Program Vaksinasi Nasional sebagai agenda prioritas pemerintah  guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.

"Vaksinasi ini merupakan tanggung jawab dan upaya perusahaan yang selalu menempatkan kesehatan dan keselamatan karyawan sebagai prioritas utama. Vaksin ini memberikan perlindungan bagi karyawan kami untuk tetap bekerja dalam kondisi pademi Covid-19, serta mendukung pemulihan ekonomi nasional khususnya di sektor industri agri-food terbesar dan terkemuka di tanah air," kata mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Aceh ini.

Disela acara Brigjen Pol (Purn) Drs Faisal Abdul Nasir yang juga Executive Liaison Officer PT Indojaya Agrinusa (JAPFA) didampingi Maria Magdalena, Head of HR & GA PT PT Indojaya Agrinusa (JAPFA) dan PT Japfa Comfeed Indonesia Sumatera Wilayah II mengatakan, bahwa program vaksinasi massal ini ditargetkan bisa selesai dalam bulan September tahun ini.

"Program vaksinasi ditargetkan perusahaan akan tuntas hingga September 2021 ini. Kita perkiraan 5.500 karyawan dan keluarganya sudah clear divaksinasi. Wilayah II Sumatera ini meliputi, Sumatera Utara, Sumbar, Batam, Bintan dan Riau," tambahnya.

Sementara Maria Magdalena, yang juga Wakil Ketua Gugus Covid 19 PT Indojaya Agrinusa dan PT Japfa Comfeed Indonesia Sumatera II menambahkan, sejak pelaksanaan PPKM, perusahaan mereka juga memberlakukan dan menjalani juga PPKM, yaitu dengan menerbitkan maklumat yang wajib dijalani segenap karyawan.

Maklumat itu, bukan hanya diberlakukan secara tegas kepada seluruh karyawan, tapi juga kepada tamu, suplyer untuk menjalani protokol kesehatan Covid-19, 5 M dan menjalani vaksinasi. Bagi yang melanggar, akan diberikan sanksi tegas, mulai Surat Peringatan (SP) sampai pemberhentian, karena dapat mengancam kesehatan karyawan lainnya di perusahaan. 

"PT Indojaya Agrinusa juga telah menerbitkan SOP Penanganan Pandemi Covid-19 di perusahaan. Sejak 1 September 2021 lalu, kita mewajibkan siapapun yang masuk ke perusahaan untuk menunjukkan telah memegang dan memiliki setifikat Vaksin minimal Vaksin Pertama," tegas Maria Magdalena.

Laporan: Deslina, Pekanbaru

Editor: Eka G Putra

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Lonjakan Penumpang Roro Bengkalis Terjadi Jelang Libur Akhir Pekan dan Iduladha

Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.

8 jam ago

Libur Iduladha, Masuk Wisata Danau Raja Rengat Gratis hingga 1 Juni

Pemkab Inhu menggratiskan tiket masuk, parkir, dan tempat jualan di Wisata Danau Raja Rengat selama…

8 jam ago

Satreskrim Polres Kampar Ringkus Komplotan Pencuri Sapi, Kerugian Capai Rp72 Juta

Polres Kampar menangkap tiga terduga pelaku pencurian empat ekor sapi milik warga Kuok dengan kerugian…

8 jam ago

Iduladha 1447 H, Pedagang Kambing Kurban di Pekanbaru Keluhkan Penurunan Pembeli

Penjualan kambing kurban di Pekanbaru masih lesu saat Iduladha. Pedagang mengaku pembeli tahun ini menurun…

17 jam ago

Razia Pajak Kendaraan di Pekanbaru, Pengendara Menunggak Langsung Ditindak

Bapenda Pekanbaru menggelar razia pajak kendaraan dan menemukan banyak kendaraan menunggak pajak hingga tiga tahun.

17 jam ago

Muhammad Haris Resmi Dipilih Jadi Direktur PT SPR

Pemprov Riau menetapkan Muhammad Haris sebagai Direktur PT SPR dan Sri Irianto sebagai komisaris melalui…

17 jam ago