retak-retak-bendungan-giri-sako-tak-bisa-dimanfaatkan
LOGASTANAHDARAT (RIAUPOS.CO) – Keinginan masyarakat Giri Sako, Kecamatan Logas Tanah Darat (LTD) untuk memiliki bendungan yang bisa dimanfaatkan tak kunjung terwujud. Pasalnya, bendungan saat ini tak bisa dioperasikan. Dan menimbulkan kekecewaan di masyarakat.
Apalagi didapati banyak sisi bangunan yang retak-retak. Selain itu, didapati pintu air bendungan tersebut tak bisa ditutup. Sebagaimana yang diungkapkan Kepala Dusun I Giri Sako, Sudarmaji usai meninjau kondisi bangunan tersebut bersama anggota DPRD Kuansing, Darwis ST, akhir pekan lalu.
Mewakili masyarakatnya, Ia mengaku kecewa dengan pembangunan bendungan yang dikerjakan asal jadi. Padahal masyarakat berharap bendungan tersebut bisa segera dimanfaatkan. Namun tak kunjung bisa dimanfaatkan.
“Kami kecewa dengan pembangunan bendungan ini. Makanya kami berharap, pihak DPRD bisa turun meninjau lokasi. Dan kami akan melayangkan surat ke DPRD,” tegas Sudarmaji.
Sedangkan, anggota DPRD Kuansing Darwis ST yang meninjau langsung kondisi bangunan bendungan tersebut bersama warga setempat, juga heran dengan pembangunan bendungan yang asal-asalan. Padahal telah menghabiskan anggaran lebih dari Rp700 juta.
Seorang pemuda di Siak tega bunuh nenek kandung usai salat Magrib. Pelaku ditangkap di hotel…
PMI Rohul dan OPD teken MoU untuk jaga stok darah RSUD. Targetkan 3.000 kantong per…
Pemkab Rohul usulkan 120 formasi CPNS 2026 ke Kemenpan RB. Tenaga kesehatan jadi prioritas untuk…
Kematian 30 ton ikan di Sungai Tapung disorot DPRD Kampar. Dugaan pencemaran diselidiki, hasil uji…
Suzuki hadirkan promo service “Back to Work” pascamudik dengan harga mulai Rp400 ribuan, berlaku hingga…
Kasus DBD di Bangko capai 38 orang, satu warga meninggal dunia. Petugas minta masyarakat tingkatkan…