dmasiv-luncurkan-single-kala-sang-surya-tenggelam
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Grup musik D'Masiv berulang tahun ke-17 tepat pada Selasa (3/3). Perayaannya digelar di bilangan Sudirman, Jakarta Selatan, dan dihadiri pimpinan Musica Studio Indrawati Widjaja.
"Doa dan target kami bukan hanya menjadi penyanyi di Indonesia, tapi juga bisa dikenal sebagai musisi yang dikenal di dunia. Makanya kami akan mengeluarkan lagu dalam bahasa Inggris," ungkap Rian, vokalis D'Masiv dalam jumpa pers di hadapan awak media.
Bu Acin, sapaan Indrawati Widjaja, mengatakan bahwa grup musik D'Masiv termasuk salah satu grup kesayangannya. Dia pun mendoakan agar Rian dan kawan-kawan tetap kompak di usia D'Masiv yang sudah memasuki usia yang cukup matang.
"Mudah-mudahan tetap sehat selalu, kompak dan mimpi-mimpinya tercapai," doa Bu Acin.
Melengkapi kebahagiaan perayaan ulang tahun D'Masiv ke-17, para personelnya sempat melakukan prosesi tiup lilin dan potong kue. Semua personel D'Masiv hadir dalam kesempatan itu.
Perayaan ulang tahun D'Masiv juga semakin berwarna dengan diluncurkan single terbaru yang mengusung tajuk "Kala Sang Surya Tenggelam" karya Guruh Soekarnoputra. Lagu tersebut sempat booming ketika dibawakan oleh mendiang Chrisye sekitar tahun 1978.
Rian mengatakan, mereka cukup deg-degan membawakan lagu "Kala Sang Surya Tenggelam". Pasalnya, orang-orang akan membandingkan lagu yang dibawakan D'Masiv dengan versi asli yang dibawakan oleh Chrisye.
"Jujur membawakan lagu itu sebenarnya kita beban banget. Lagu itu pernah dinyanyikan oleh Chrisye. Itu lagu yang sangat sakral," papar Rian.
D'Masiv juga menambah kemeriahan perayaan ulang tahunnya kali ini dengan menggelar konser intim yang dilangsungkan di bilangan Sudirman, Jakarta Selatan, pada Selasa malam. Pesta ini juga dihadiri oleh sejumlah penggemar mereka.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi
Jemaah haji asal Pekanbaru resmi diberangkatkan ke Arab Saudi. Kanwil Haji Riau ingatkan jemaah fokus…
Sebanyak 29 warga Belanda datang ke Desa Koto Kombu, Kuansing, untuk napak tilas sejarah keluarga…
Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…
Riezka Rahmatiana dorong ketahanan pangan di Riau lewat pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif bersama…
Rahmadani (13), bocah yang tenggelam di Sungai Kampar, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian intensif selama…
Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…