Categories: Nasional

Jadi Menko Polhukam, Harta Kekayaan Mahfud Bertambah

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD memenuhi kewajiban melaporkan harta kekayaannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ada penambahan jumlah harta. Namun, dia enggan memerinci detail tambahan tersebut.

Kemarin (2/12) Mahfud diterima langsung oleh pimpinan KPK. Dia mengaku kali terakhir melaporkan LHKPN pada 2013. ”Tentu ada penambahan (harta kekayaan), kan sudah enam tahun,” ujar mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu.

Penyampaian LHKPN wajib bagi penyelenggara negara, termasuk menteri. Namun, berdasar catatan KPK, belum semua menteri baru pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin menunaikan kewajiban itu. KPK mengimbau para pembantu presiden mengikuti langkah Mahfud untuk segera melaporkan harta kekayaannya.

Mahfud mengakui, beberapa menteri agak lambat menyampaikan LHKPN. Menurut dia, kelambatan itu terjadi lantaran banyak menteri yang berlatar belakang swasta. Cukup rumit bagi mereka melaporkan hartanya ke KPK. ”Bukan (menteri) nggak mau (melaporkan hartanya). Memang rumit,” jelasnya.

Menteri yang baru pertama menjabat penyelenggara negara memang harus mengawali pelaporan dari awal. Berbeda dengan menteri yang pernah menjadi penyelenggara negara. ”Seperti saya ini kan sejak 2002 laporan dua tahun sekali. Jadi, pejabat 2 tahun lapor sehingga tinggal nyambung saja,” imbuhnya.

Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

56 ASN Rohul Berangkat Haji, Bupati Ingatkan Fisik dan Etika

Bupati Rohul melepas 56 JCH Korpri menuju Tanah Suci. Jemaah diingatkan menjaga kesehatan, sikap, dan…

15 jam ago

Pickup Bertanki Modifikasi Dipakai Timbun Solar, Dua Pelaku Dibekuk

Polres Siak menangkap dua pelaku penyalahgunaan biosolar subsidi dengan modus mobil tangki modifikasi dan barcode…

20 jam ago

252 Kuota Diperebutkan, SKO Riau Saring Atlet Muda Lewat Tes Ketat

Sebanyak 422 calon siswa berebut 252 kursi di SKO Riau. Seleksi ketat digelar untuk menjaring…

20 jam ago

Tanpa Dokumen Resmi, Puluhan Ton Bawang dan Cabai Dimusnahkan di Tembilahan

Sebanyak 48,39 ton komoditas pangan ilegal dimusnahkan di Inhil. Barang tanpa dokumen ini dinilai berbahaya…

21 jam ago

Bandel Jualan di Trotoar, PKL HR Soebrantas Jadi Target Utama Penertiban

Pemko Pekanbaru prioritaskan penertiban PKL di Jalan HR Soebrantas dengan pendekatan humanis demi menjaga ketertiban…

1 hari ago

PCX Ngasab Seru di Pekanbaru, Bikers Diajak Jajal Fitur Canggih Honda PCX 160 Roadsync

Honda PCX Ngasab di Pekanbaru hadirkan pengalaman touring seru sambil memperkenalkan fitur canggih Roadsync kepada…

1 hari ago