Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) menyambut kedatangan 170 pengungsi dari Wamena yang tiba di Baseops (DAAU) Pangkalan Udara atau Lanud Sultan Hasanuddin, Rabu, (2/10). (FAJAR.CO.IS/JPG)
MAKASSAR (RIAUPOS.CO.ID) — Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) menyambut kedatangan 170 pengungsi dari Wamena yang tiba di Baseops (DAAU) Pangkalan Udara atau Lanud Sultan Hasanuddin, Rabu, (2/10). Para pengungsi itu mengaku tidak mau kembali ke bumi cendrawasih karena trauma.
Seperti diberitakan Fajar.co.id (Jawa Pos Group), Para pengungsi tiba sekitar pukul 13.13 Wita dengan menggunakan Hercules C-130 milik TNI Angkatan Udara Skuadron Udara 32 Malang. Mereka diturunkan di Lanud Sultan Hasanuddin untuk didata dan beristirahat sejenak, sambil menjalani pemeriksaan kesehatan bagi yang sakit.
Tak hanya warga asal Sulsel, warga asal Jawa Timur juga sempat diturunkan dan diberi makan di Lanud Sultan Hasanuddin. Beberapa orang di antaranya nampak dipapah dan ditandu oleh tim kesehatan serta relawan yang sejak pagi standby.
Salah seorang warga Probolinggo, Ramadhani mengatakan ia datang bersama istri dan orang tuanya dari Wamena. Dia mengaku sangat bersyukur bisa dipulangkan, apalagi saat ini istrinya dalam kondisi hamil muda. Dia mengatakan memutuskan pulang ke kampungnya karena trauma dengan keadaan di sana. Bahkan ia mengaku sudah tak ingin lagi kembali ke sana.
"Sudah tidak mau lagi kembali ke sana. Kita trauma," akunya saat menemani istrinya, Sri Haryati yang tengah mendapat penanganan dari tim medis.
Diakuinya meski rumahnya tak dibakar, tapi kondisi rumahnya diobrak-abrik.
"Jadi rumah yang saya tempati ini berdiri di atas tanah milik warga sana. Itu saya sewa, mungkin itu sebabnya tidak dibakar,” ungkapnya.
Sementara itu Kepala Dinas Operasi Pangkalan Udara TNI AU Sultan Hasanuddin, Kolonel Bambang Sudewo mengatakan untuk hari ini ada sekitar 170 pengungsi yang tiba hari ini.
"Ada 170 pengungsi yang tiba hari ini, 50 warga Sulsel dan 120 orang warga Jawa Timur," katanya.
Bagi warga Sulsel selanjutnya mereka di bawa ke Asrama Haji sambil didata untuk dipulangkan di kampung halamannya masing-masing. Sementara warga Jawa Timur selanjutnya diterbangkan dengan pesawat yang sama, setelah mendapat pemeriksaan kesehatan dan makan siang.
Sumber : Jawapos.com
Editor : Rinaldi
Turnamen Tenis Piala PTPN IV 2026 di Pekanbaru berakhir meriah, diikuti ratusan peserta dan jadi…
Pemprov Riau gelar pasar murah di Pekanbaru dan Kampar untuk jaga harga dan stok bahan…
Lubang di flyover Sudirman Pekanbaru membahayakan pengendara dan berisiko picu kecelakaan, warga minta segera diperbaiki.
Sebanyak 19.709 siswa SD di Pekanbaru mengikuti TKA yang digelar bertahap di 311 sekolah dengan…
Galangan kapal PT MNS di Siak mulai dibangun dengan investasi Rp300 miliar dan diperkirakan menyerap…
Sebanyak 438 CJH Pekanbaru diberangkatkan 23 April 2026. Wako Agung Nugroho lepas langsung, jemaah lebih…