Categories: Nasional

Penetapan 53 Cakada di Sumatera dari Golkar Selesai

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Tahapan penetapan pasangan calon kepala daerah (Cakada) yang disusung oleh Partai Golkar  untuk Wilayah Sumatera telah selesai. Golkar sendiri mengusung sebanyak 53 bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah, mulai dari calon gubernur, bupati, walikota di Riau, Sumatera Utara, Kepri, dan Sumatera Barat yang akan melangsungkan Pilkada serentak pada 9 Desember mendatang.

"Alhamdulillah hari ini 3 September 2020. Pengurus PP Sumatra 1-DPP Partai Golkar menuntasksn tugas menetapkan calon kepala dan wakil kepala daerah di 53 daerah di Sumatera Utara, Riau, Kepri dan Sumatera Barat, baik calon gubernur, walikota atau wakil ealikota serta bupati atau wakil bupati," kata Ketua PP Sumatra 1-DPP Partai Golkar, Idris Laena, di Jakarta, Kamis (3/9/2020).

Ketua Fraksi Golkar MPR RI itu menyebut, proses penetapan bakal calon kepala daerah yang diusung oleh Golkar memang cukup panjang mulai dari penjaringan  kader-kader Golkar ditingkat DPD kabupaten/kota kemudian diusulkan ke DPD provinsi. 

"DPD Golkar provinsi, yang kemudian mengerucutkan menjadi maksimal tiga nama untuk diteruskan kepada DPP Partai Golkar. Alhamdulillah pada tahap seleksi dengan dibantu oleh lembaga survei yang ditunjuk oleh DPP Partai Golkar maka calon-calon kepala daerah dan wakil kepala daerah dari Partai Golkar akhirnya dapat ditetapkan," ujarnya.

Sebagai Ketua PP Sumatra 1-DPP Partai Golkar, dia mengapresiasi kerjasama dan koordinasi yang dilakukan oleh pengurus DPD dan kader-kader Golkar lainnya sehingga  bisa diselesaikan tepat  waktu.

"Saya bersama bersama pengurus sangat mengapresiasi kerjasama dari kawan-kawan mulai dari DPD hingga DPP terkhusus kepada Ketua Umum Airlangga Hartarto yang telah memberikan arahan," ujarnya.

Selanjutnya, kata Idris, semua pasangan calon yang telah mendapatakan surat keputuan (SK) dari Golkar diminta untuk segera mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) yang dibuka mulai besok tanggal 4 sampai 6 September 2020 dan mengikuti proses berikutnya.

Ia menegaskan, dalam proses pengusungan pasangan calon yang berjalan hampir setahun ini, Golkar lebih memperioritaskan kader partainya sendiri dan tanpa mahar.

"Dan yang paling penting, calon kepala daerah dari Partai Golkar tidak boleh ada mahar.  Tugas berikutnya adalah bagaimana berjuang keras agar calon yang diusung bisa menang," ujarnya mengakhiri. 

Laporan: Yusnir (Jakarta)
Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Inggris Percaya Diri Hadapi Fase Gugur, Declan Rice Klaim Timnya Punya Penendang Penalti Terbaik

Declan Rice yakin Inggris memiliki deretan penendang penalti terbaik jelang fase gugur Piala Dunia 2026…

2 jam ago

Resmi Mulai 1 Juli 2026, Harga Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex Turun

Pertamina resmi menurunkan harga BBM nonsubsidi mulai 1 Juli 2026. Pertamina Dex, Dexlite, Pertamax Turbo…

5 jam ago

BRK Syariah Gandeng SMPN 37 Pekanbaru, Edukasi Keuangan dan Buka Ratusan Rekening SimPel

BRK Syariah membuka 300 rekening SimPel di SMPN 37 Pekanbaru sekaligus mengedukasi siswa tentang pentingnya…

5 jam ago

Buron Kasus Penganiayaan Maut di Rumbai Akhirnya Menyerahkan Diri ke Polisi

Terduga pelaku penganiayaan yang menewaskan seorang pria di Rumbai menyerahkan diri ke Polresta Pekanbaru dan…

6 jam ago

Kolaborasi TSA Unri dan Tanoto Fellow Tingkatkan Numerasi Siswa SD Lewat Permainan Edukatif

TSA Unri dan Tanoto Fellow Riau menghadirkan pembelajaran numerasi berbasis permainan di SDN 57 Pekanbaru…

7 jam ago

Pemko Pekanbaru Jamin Siswa Kurang Mampu Dapat 5 Setel Seragam Sekolah Gratis

Pemko Pekanbaru menyiapkan lima setel seragam dan perlengkapan sekolah gratis bagi 7.000 hingga 8.000 siswa…

7 jam ago