Categories: Nasional

Jangan Ikut Campur Soal Menteri,Jokowi: Hak Prerogatif Presiden

JAKARTA(RIAUPOS.CO)– Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa keputusan pemilihan menteri di kabinetnya bersama Ma’ruf Amin tidak boleh ada yang ikut campur. Hal ini diungkapkan karena banyak pertanyaan yang ditujukan kepada Jokowi beberapa hari belakangan ini.

Hal ini dikatakan Jokowi di akun Instagram resmi miliknya @jokowi. Jokowi awalnya mengungkapkan banyak yang bertanya siapa orang-orang yang bakal mendampinginya kelak selama lima tahun mendatang. Bahkan pertanyaan ini masih sampai dengan saat ini.

“Itulah pertanyaan yang datang kepada saya hari-hari ini. Tiap hari menuju ke tanggal 20 Oktober. Yang ditanyakan itu-itu saja,” ujar Jokowi dalam akun Instagram resmi miliknya, Selasa (3/9).

Jokowi mengatakan, untuk masalah menteri semua pihak perlu bersabar. Pada saatnya nanti akan ia segera umumkan. Namun masalah menteri adalah hak prerogatif dirinya. Sehingga jangan ada yang ikut campur ataupun melakukan intervensi.

“Jadi jangan ada yang ikut campur. Usul boleh. Bisik-bisik juga boleh. Tapi ya sekali lagi, keputusan di tangan saya. Penyudunan kabinet adalah kewenangan Presiden. Hak prerogatif Presiden,” tegasnya.

Terpisah, Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani menilai hal itu bukanlah suatu bentuk tekanan Presiden Jokowi kepada partai politik pendukung‎nya tersebut. Pasalnya menuru‎t Arsul, partai koalisi sudah menyerahkan sepenuhnya untuk masalah kabinet kepada Presiden Jokowi.

“Saya tidak melihat seperti itu, enggaklah, enggak ya. Karena antara partai Koalisi Indonesia Kerja dan Pak Jokowi itu sebetulnya kesepahamannya sudah terbangun,” kata Arsul.

Oleh sebab itu, Anggota Komisi III DPR mengungkapkan mengenai masalah menteri PPP menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Jokowi. Bahkan PPP tak akan menyodorkan nama abila tidak diminta oleh Presiden Jokowi membutuhkan menteri di bidang apa.

“Kalau PPP berprinsip, sekali lagi menghormati hak prerogatif presiden. Kami menunggu saja diundang setelah itu baru ya kami sampaikanlah kalau nanti presiden mengatakan PPP membantu beliau di portofolio ini dan ini. Kalau beliau mengatakan bahwa tolong diajukan namanya, kami ajukan nama,” katanya.

‎Arsul menambahkan mengenai adanya permintaan dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang meminta banyak jatah kursi menteri, itu adalah sebagai bentuk harapan bagi partai pemenang Pemilu 2019. Sebab sah-sah saja apabila partai pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin memiliki keinginan punya menteri banyak di kabinet.

“Tentu partai-partai itu punya harapan seperti yang disampaikan Ibu Mega waktu kongres V, ya itu wajar saja. Tetapi tidak bisa dimaknai sebagai interpretasi, harapan kan boleh kan,” ungkapnya.‎

Editor : Deslina
Sumber: Jawapos.com

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

20 jam ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

21 jam ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

1 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

1 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

1 hari ago

Persidangan Korupsi Kuansing Ungkap Mantan Kabag Umum Punya Rekening Rp2,9 Miliar

Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…

1 hari ago