Categories: Nasional

Tiba di Pekanbaru Sebelum Jumatan, Jenazah Rama Wahyudi Disambut Pangdam I Bukit Barisan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Jenazah Pembantu Letnan Dua (Pelda) Anumerta Rama Wahyudi, akhirnya tiba di Kota Pekanbaru, Jum'at (3/7). Pada hari ini, jenazah prajurit TNI yang gugur dalam bertugas akan langsung dimakamkan di TMP Kusuma Dharma. 

Jenazah Pelda Anumerta Rama diberangkatkan menggunakan pesawat Hercules C130 TNI AU dari Skadron Udara 17 Lanud Halim Perdanakusuma Kesuma, Jakarta. Pesawat lepas sekitar pukul 08.40 WIB, dan mendarat di Lanud Roesmin Nurjadin sekitar pukul 10.30 WIB. 

Setibanya dilakukan upacara militer penyambutan jenazah yang dipimpin langsung oleh Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Irwansyah. Selain itu, terlihat pasukan penyambut jenazah almarhum dari prajurit TNI dan Polri merapat ke pesawat.

Dari pesawat, peti jenazah Pelta Anumerta Rama Wahyudi yang dibalut dengan bendara merah putih diturunkan. Lalu, jenazah diserahkan oleh Kolonel Inf Herman Subagyo, selaku Komandan PSOPP PMPP TNI kepada Pangdam I/BB.

“Dengan ini saya terima jenazah almarhum Pelda Anumerta Rama Wahyudi," kata Pangdam I/BB. 

Setelah penyerahan itu, jenazah langsung dimasukkan ke dalam ambulan untuk dibawa ke rumah duku di Jalan Garuda Sakti KM 6, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar. Prosesi pemakanan secara militer direncanakan akan digelar sekitar pukul 14.00 WIB di TMP Pekanbaru. 

Pelda Anumerta Rama Wahyudi gugur bertugas di Republik Demoratic Kongo, Senin (22/6). Personil pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) itu meninggal dunia setelah diserang pemberontak dari Pasukan Aliansi Demokratik (ADF). 

Peristiwa itu diketahui terjadi saat tugas pengiriman ulang logistik ke Temporary Operation Base (TOB), bagi prajurit Satgas Kizi TNI Konga XX-Q/Monusco yang melaksanakan pembangunan Jembatan Halulu. Ketika perjalanan kembali ke Central Operation Base (COB), terjadi penghadangan dengan dihujani tembakan kearah konvoi kendaraan angkut personel yang dikawal oleh dua unit kendaraan tempur APC Malawi Batalyon di wilayah Makisabo. 

Dalam kontak senjata tersebut, Rama Wahyudi gugur terkena terkena tembakan pada bagian dada. Selian itu, satu prajurit TNI yakni Pratu Syafii Makbul mengalami luka-luka, sehingga mendapatkan perawatan secara intensif di rumah sakit.

Laporan: Riri Radam (Pekanbaru)

Editor: Eka G Putra

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Tiga Bulan Belajar di Dunia Media, Mahasiswa Unri Rampungkan Program Magang Berdampak di Riau Pos

Mahasiswa Unri sukses menyelesaikan program Magang Berdampak selama tiga bulan di Riau Pos dengan bekal…

1 hari ago

Tangis dan Bangga Warnai Pelepasan 250 Siswa SMPN 25 Pekanbaru

Pelepasan 250 pelajar kelas IX SMPN 25 Pekanbaru berlangsung khidmat, meriah, dan penuh suasana haru.

1 hari ago

Sewa Lima Hari, Mobil Malah Digelapkan, Pasutri Berakhir Ditangkap

Pasutri di Tapung ditangkap polisi setelah diduga menggelapkan mobil rental yang tak dikembalikan kepada pemiliknya.

1 hari ago

Pantai Solop Diawasi Ketat Saat Iduladha, Maksiat dan Narkoba Jadi Perhatian

Pengawasan di Pantai Solop diperketat selama libur Iduladha untuk mencegah maksiat, miras, narkoba dan perilaku…

1 hari ago

Korupsi Bibit Kopi Liberika di Meranti, Kerugian Negara Rp663 Juta Berhasil Dipulihkan

Kejari Kepulauan Meranti berhasil memulihkan kerugian negara Rp663 juta dari kasus korupsi pengadaan bibit kopi…

1 hari ago

Kursi Kadis PUPR Riau Berganti, SF Hariyanto Tunjuk Zulfahmi Jadi Plt

SF Hariyanto menunjuk Zulfahmi sebagai Plt Kadis PUPR-PKPP Riau untuk penyegaran dan percepatan pembangunan infrastruktur.

1 hari ago