Categories: Nasional

Atalia Praratya Pamit Pulang ke Eril, Begini Kepiluannya

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Polri mewujudkan upayanya membantu pencarian Emmiril Khan Mumtadz, anak Ridwan Kamil. Yellow notice atau pencarian orang hilang dari Interpol Pusat dipastikan telah terbit. 190 negara anggota Interpol bisa membantu bila menemukan Emmeril. Sementara itu, sang ibu, Atalia Praratya sudah pasrah dan pamit pulang ke Indonesia.

Atalia diketahui pamit untuk pulang ke Indonesia pada sang putra yang masih dicari hingga kini.

Dalam unggahan Instagram-nya, tampak foto ia bersama sang suami dan sang putri, Camellia Laetita Azzahra. Pada bagian caption, ia pamit pulang pada sang putra. "Ril… Mamah pulang dulu ke Indonesia, ya…," tulisnya.

Atalia menuliskan, bahwa dirinya telah titipkan sang putra dalam penjagaan dan perlindungan terbaik dari pemilikmu yang sebenarnya, Allah SWT, di mana pun sang putra berada. Dia meyakini, sang putra tidak akan kedinginan, kelaparan, atau kekurangan apapun. Bahkan, ia percaya Eril akan mendapatkan limpahan kasih sayang, karunia, dan kebahagiaan yang tak pernah putus.

"Di sini, di Sungai Aare yang luar biasa indah dan cantik ini mamah lepaskan kamu, untuk kita bertemu lagi cepat atau lambat," ungkapnya.

Di sisi lain, Kadivhumas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, yellow notice untuk hilangnya anak Ridwan Kamil telah terbit. Dengan begitu ratusan negara yang tergabung dalam Interpol telah mengetahui kejadian anak hilang tersebut. "Sudah rilis yellow notice-nya," ujarnya.

Dengan yellow notice tersebut, bila negara tergabung Interpol mendapatkan informasi tertentu akan diinformasikan ke Interpol Pusat. Interpol Pusat yang akan koordinasikan. "Karena yellow notice ini yang terbitkan dan kirimkan Interpol Pusat," terangnya.

Menurutnya, penerbitan yellow notice ini merupakan bentuk pro aktif dari Korps Bhayangkara. Demi membantu pencarian Emmeril yang hilang saat berenang di Sungai Aare, Swiss. "Kami proaktif," jelasnya.

Dalam upaya itu, Polri bekerja sama dengan kepolisian Swiss dan KBRI. Sehingga diharapkan pencarian berjalan maksimal. "Kami pantau aktif perkembangan pencariannya," tuturnya.

Emmeril hilang di Sungai Aare beberapa waktu lalu. Saat itu arus sungai angat deras dan membuat Emmeril terseret. Hingga saat ini pencarian masih dilakukan. Sementara itu, memasuki hari kedelapan, pencarian Eril, panggilan Emmeril, masih nihil.

Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Judha Nugraha mengatakan, Eril belum ditemukan hingga Kamis (2/6). "Berbagai upaya sudah dilakukan oleh KBRI Bern dengan berkoordinasi dengan otoritas Swiss untuk menemukan Eril," ujarnya dalam press briefing, Kamis (2/6).

Dia menyampaikan, pihak otoritas setempat telah berkomitmen penuh untuk membantu proses pencarian putra Gubernur Jabar tersebut. Bahkan, Kepala Protokol Kementerian Luar Negeri Swiss, Duta Besar Beatrice Schaer telah bertemu dengan RK dan istri, Atalia Praratya yang didampingi Duta Besar RI untuk Swiss Muliaman Hadad.

Dalam pertemuan tersebut, Duta Besar Schaer memastikan, bahwa Kemenlu Swiss telah berkomunikasi erat dengan pihak Kepolisian Kota Bern dan memantau perkembangan pencarian Eril. Pencarian di Sungai Aare, kota Bern terus diintensifkan dengan metode patroli darat, perahu, dan drone.

Fokus pencarian di area Marzili hingga pintu air Engehalde. Selain itu, patroli juga tetap dilakukan mulai area Schwellenmaetelli hingga Wohlensee. "Duta Besar Schaer kembali menekankan dukungan penuh Pemerintah Swiss atas upaya pencarian saudara Eril dan menjadikan pencarian ini sebagai prioritas utama," katanya.

Selain itu, pihak keluarga pun turut turun langsung melakukan pencarian. Mereka memeriksa langsung beberapa titik-titik potensial di sepanjang bantaran sungai Aare. Rute yang ditempuh oleh mereka termasuk rute darat dan sebagian wilayah sungai yang aman dijelajahi manusia.(idr/mia/jpg)

Edwir Sulaiman

Share
Published by
Edwir Sulaiman

Recent Posts

Sempat Tertunda, Fakhriadi Syamsuddin dan Istri Resmi Berangkat Haji Bersama Kloter BTH 21

Jemaah haji asal Pekanbaru resmi diberangkatkan ke Arab Saudi. Kanwil Haji Riau ingatkan jemaah fokus…

3 jam ago

Puluhan Warga Belanda Datangi Desa Koto Kombu, Napak Tilas Sejarah Keluarga

Sebanyak 29 warga Belanda datang ke Desa Koto Kombu, Kuansing, untuk napak tilas sejarah keluarga…

4 jam ago

Air Sungai Kuantan Mulai Surut, Warga Kuansing Diminta Tetap Waspada

Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…

15 jam ago

Riezka Rahmatiana Garap Lahan Tidur di Riau, Dorong Ketahanan Pangan Nasional

Riezka Rahmatiana dorong ketahanan pangan di Riau lewat pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif bersama…

19 jam ago

Sempat Hilang Dua Hari, Korban Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan 2 Kilometer dari Lokasi Awal

Rahmadani (13), bocah yang tenggelam di Sungai Kampar, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian intensif selama…

1 hari ago

Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…

2 hari ago