Categories: Nasional

151 WNI Jamaah Tablig Masih Ditahan di India

NEW DELHI (RIAUPOS.CO) – Pemerintah India dikabarkan masih menahan sebanyak 334 jamaah tablig asal Indonesia. Mereka tersangkut kasus hukun karena melanggar aturan isolasi wilayat (lockdown) saat pandemi corona (Covid-19) di negara itu.

Kementerian Luar Negeri RI melalui Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia, Judha Nugraha, mengatakan sebanyak 151 orang dari total 334 WNI itu masih dalam tahanan.

"Sampai saat ini, jumlah WNI yang dapat first information report (FIR) yang statusnya aktif berjumlah 334. Jumlah WNI yang saat ini masih dalam status judicial custody berjumlah 151," kata Judha dalam jumpa pers virtual Kemlu RI, Rabu (3/6/2020).

Judha menuturkan, sejauh ini ada 31 WNI jamaah tablig yang sudah bebas dari tahanan. Katanya, perwakilan RI di India sudah merekrut pengacara untuk memastikan ratusan WNI itu tetap terpenuhi hak-hak dasarnya selama menjalani proses hukum di India.

Soal rencana evakuasi, Judha menuturkan pemerintah baru bisa membantu memfasilitasi kepulangan para WNI jamaah tablig ketika mereka telah menyelesaikan proses karantina dan proses hukum di India.

"Jika proses karantina atau pun proses hukum yang menimpa WNI jamaah tablig di India telah selesai dilakukan dan mereka telah mendapatkan exit permit dari pemerintah India, kita akan fasilitasi kepulangan mereka menggunakan mekanisme repatriasi mandiri, sebagaimana yang telah kita lakukan untuk kepulangan WNI Jamaah Tablig di negara lain," ucap Judha.

Ratusan WNI jamaah tablig terjebak di India dan terpaksa menjalani karantina serta proses hukum karena kedapatan melanggar aturan lockdown dengan menghadiri acara di Nizamuddin, New Delhi, pada awal Maret lalu.

Selain WNI, acara itu juga dihadiri ratusan warga asing lainnya. Panitia penyelenggara berkeras menggelar acara keagamaan itu meski aturan lockdown dan larangan berkumpul telah berlaku demi mencegah penularan virus corona.

Belakangan, pemerintah India menjadikan acara tersebut sebagai salah satu klaster penularan corona setelah ratusan peserta dinyatakan positif corona. 

Kegiatan tersebut dihadiri 7.600 warga India dan sekitar 1.300 warga asing, termasuk dari Indonesia. Sebanyak 75 WNI jamaah tablig dinyatakan positif corona meski saat ini telah dinyatakan sembuh.

Sumber: Antara/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Kabar Baik! Jalan Teratai Pekanbaru Mulai Dibenahi, Drainase yang Lama Tertutup Kini Dibuka

Pemko Pekanbaru mulai memperbaiki Jalan Teratai dengan normalisasi drainase dan overlay sepanjang 783 meter. Pekerjaan…

13 jam ago

Gara-gara Puntung Rokok, 5 Hektare Kebun Sawit di Inhu Terbakar, Pelaku Ditahan Polisi

Seorang buruh angkut sawit di Indragiri Hulu ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga membuang puntung rokok…

14 jam ago

Pacu Jalur Bawa Berkah, Menteri PU Siap Kaji Pembangunan Tol Pekanbaru-Kuansing

Menteri PU mengkaji rencana pembangunan Tol Pekanbaru-Kuansing untuk mendukung Pacu Jalur, memperlancar akses, dan mendorong…

14 jam ago

Promo Merdeka Angkasa Garden Hotel Hadirkan Menu Unik, Mierdeka Laksamana Jadi Andalan

Angkasa Garden Hotel Pekanbaru menghadirkan Promo Merdeka dengan menu baru Mierdeka Laksamana dan Si Merah…

15 jam ago

Kasus Seragam SMAN Riau Masuk Babak Baru, Kepala Sekolah Diperiksa Satu per Satu

BKD Riau mulai memanggil kepala sekolah terkait kasus kelebihan bayar seragam SMAN. Sanksi disiplin disiapkan,…

15 jam ago

Gajah Jovi Tutup Usia di PLG Minas, Sempat Dirawat Intensif Selama Sebulan

Gajah jinak Jovi yang berjasa menangani konflik satwa di Riau mati setelah sebulan dirawat akibat…

15 jam ago