Categories: Nasional

Bikin Malu, 8 Orang Jaringan Penyelundup Sabu dari Riau Diringkus di NTB

MATARAM (RIAUPOS.CO) – Delapan orang pelaku peredaran gelap narkoba diringkus tim khusus (Timsus) Ditresnarkoba Polda NTB, Sabtu dan Ahad (1-2/5/2021).

Mereka masing-masing berinisial MA alias Pak Haji bersama istrinya berinisial J sebagai pemesan sabu; penyelundup sabu berinisial BR alias Dodik bersama dua rekan ceweknya berinsial D dan A serta satu pria berinisial I. Dua orang lagi merupakan perantara pemesanan berinsial AWM alias Anggi dan istrinya berinisial J.

”Mereka ini satu jaringan. Mereka pemasok sabu dari Riau,” kata Danyon A Satbrimob Polda NTB AKBP Denny Welly Wolter Tompunuh usai penangkapan, Ahad (2/5/2021).

Awalnya timsus mendapat informasi ada penyelundupan sabu melalui bandara. Sekitar pukul 07.00 Wita, Sabtu (1/5/2021) timsus yang dipimpin Denny langsung bergerak ke bandara di Lombok Tengah.

Timsus menunggu kedatangan Dodik. Namun hingga pukul 10.00 Wita, orang yang ditunggu tidak muncul. Rupanya Dodik berhasil lolos dari bandara. Berdasarkan informasi, Dodik sudah berada di Mataram. ”Kami langsung melakukan pengejaran,” tutur Denny.

Saat dikejar ke Mataram, ternyata Dodik sudah bergerak ke wilayah Lombok Timur (Lotim). ”Pergerakannya memang cepat. Kita tidak ingin kehilangan jejak,” ujarnya.

Di Mataram, Dodik sempat mampir ke rumah Pak Haji. Sabu seberat 1,2 ons yang dibawa dari Riau dipecah di rumahnya Pak Haji. ”Barang itu sudah dipecah dan dijual ke wilayah Lombok Timur. Mereka sudah memiliki langganan. Barang itu tinggal mereka taruh,” terangnya.

Sekitar pukul 14.00 Wita, Sabtu (1/5/2021) timsus bergerak ke Lotim. Kabarnya, Dodik bakal merayakan keberhasilannya menyelundupkan sabu bersama Anggi sebagai perantara pemesanan.

Sekitar pukul 17.00 Wita, Dodik berhenti di salah satu warung makan di wilayah Dusun Mujahidin Timuk, Desa Lenek Daya, Kecamatan Lenek, Lotim. Saat itu, Anggi masuk ke dalam gang dan melarikan diri. Sedangkan Dodik bersama dua cewek berinisal D dan A serta satu cowok berinisial I diam di mobil. ”Kita amankan empat orang di dalam mobil. Sedangkan Anggi kabur melarikan diri,” jelasnya.

Dari penggeledahan ditemukan barang bukti sabu seberat 8,52 gram. Dodik mengaku barang haram tersebut merupakan sisa dari penyelundupan sabu seberat 1,2 ons dari Riau. Dodik mengaku pemilik barang tersebut adalah Pak Haji yang beralamat di Petemon, Pagutan, Mataram.

Dari keterangan Dodik, timsus bergerak kembali ke Mataram menangkap Pak Haji. Sekitar pukul 23.00 Wita, rumah Pak Haji digerebek. Ditemukan barang bukti satu poket sabu. ”Pak Haji kita amankan bersama istrinya,” kata dia.

Dari pengakuan Pak Haji, dia memang yang memiliki uang untuk memesan sabu dari Riau. Dia memberikan uang Rp 17 juta kepada Anggi untuk memesan barang. ”Anggi ini bertindak sebagai pemesan,” ujarnya.

Anggi dipercaya memesan sabu karena pernah bekerja dan menjual sabu di daerah Riau. Sehingga, dia memiliki jaringan untuk memesan sabu. "Anggi ini mau memesankan barang karena untuk biaya pasca nikah. Anggi ini baru beberapa hari menikah,” jelasnya.

Anggi pun ditangkap di rumahnya di wilayah Aikmel, Lotim sekitar pukul 04.30 Wita, Minggu (2/5/2021). ”Anggi telah mengakui dirinya yang memesan barang,” bebernya.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

PTPN IV Juara! Turnamen Tenis Regional III 2026 Ditutup Meriah

Turnamen Tenis Piala PTPN IV 2026 di Pekanbaru berakhir meriah, diikuti ratusan peserta dan jadi…

20 jam ago

Kendalikan Harga, Pemprov Riau Gelar Operasi Pasar di Pekanbaru

Pemprov Riau gelar pasar murah di Pekanbaru dan Kampar untuk jaga harga dan stok bahan…

21 jam ago

Hati-Hati! Lubang di Flyover Sudirman Ancam Pengendara

Lubang di flyover Sudirman Pekanbaru membahayakan pengendara dan berisiko picu kecelakaan, warga minta segera diperbaiki.

21 jam ago

TKA SD Dimulai! 19.709 Murid Pekanbaru Ujian Berbasis Komputer

Sebanyak 19.709 siswa SD di Pekanbaru mengikuti TKA yang digelar bertahap di 311 sekolah dengan…

21 jam ago

Investasi Rp300 Miliar Masuk Siak, Ratusan Warga Siap Direkrut

Galangan kapal PT MNS di Siak mulai dibangun dengan investasi Rp300 miliar dan diperkirakan menyerap…

21 jam ago

438 CJH Pekanbaru Siap Berangkat, Wako Agung Bakal Lepas Kloter Perdana Jemaah Haji

Sebanyak 438 CJH Pekanbaru diberangkatkan 23 April 2026. Wako Agung Nugroho lepas langsung, jemaah lebih…

23 jam ago