Categories: Nasional

Xiaomi Dilaporkan Diam-diam Kumpulkan Data Pengguna

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Raksasa teknologi Cina, Xiaomi diterpa isu tak sedap. Perusahaan yang dikenal sebagai pembuat perangkat smartphone murah itu dikabarkan secara diam-diam mengumpulkan data pengguna.

Menurut peneliti keamanan yang bekerja dengan Forbes, Xiaomi dituding telah mengumpulkan data penelusuran dari pengguna yang menggunakan ponsel Xiaomi dan browser bawaan. Dijelaskan lebih jauh, browser melakukannya dalam mode penyamaran atau incognito mode. Bahkan ketika menggunakan browser web DuckDuckGo yang sadar privasi.

Gabriel Cirlig, peneliti keamanan yang bekerja bersama Forbes menggunakan Redmi Note 8 sebagai perangkat harian. Kemudian dirinya memperhatikan bahwa perangkat merekam hampir semua yang ia lakukan di telepon dan mengirimkan data ke server di Rusia dan Singapura.

Hal tersebut dikatakan, dilakukan Xiaomi meskipun domain di-host di Beijing. Yang direkam di sini dikatakan berbicara layar, situs web yang dikunjungi, folder dibuka, pengaturan yang diubah, musik diputar pada aplikasi default dan banyak lagi.

"Perhatian utama saya untuk privasi adalah data yang dikirimkan ke server-server itu bisa dengan mudah dikorelasikan dengan pengguna tertentu," ungkap Cirlig.

Data itu sendiri dienkripsi dengan buruk menggunakan format base64. Menggunakan format tersebut, data dikatakan sangat mudah untuk disalin dalam teks biasa.

Melangkah lebih jauh, Cirlig mengunduh ROM untuk Xiaomi Mi 10, Redmi K20 dan Mi Mix 3. Dia mengklaim kerentanan keamanan yang sama ada perangkat tersebut. Peneliti keamanan lain, Andrew Tierney juga menemukan perilaku mencurigakan di Mi Browser Pro dan Mint Browser juga.

Xiaomi menanggapi tuduhan yang mengatakan bahwa temuan Forbes menyesatkan dan tidak benar. Seorang juru bicara perusahaan mengatakan bahwa Xiaomi mematuhi semua undang-undang dan peraturan setempat tentang privasi data pengguna dan data penelusuran yang dikumpulkan telah dianonimkan.

Mengenai mengapa Xiaomi mengumpulkannya, Xiaomi berdalih hal tersebut karena perusahaan berusaha meningkatkan pengalaman menjelajah pengguna dan ini merupakan praktik standar. Xiaomi juga mengklaim data tidak dapat ditelusuri kembali ke pengguna tertentu.

Sumber: JawaPos.com
Editor: Erizal
 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Pemkab Inhil Tuntaskan TPP dan THR Cair Penuh Sebelum Lebaran

Pemkab Inhil memastikan TPP dan THR ASN telah dibayar penuh sebelum Lebaran, tanpa tunggakan, untuk…

14 jam ago

Tebang Pohon Tanpa Izin, Warga Pekanbaru Disanksi Tanam 30 Pohon

Warga Pekanbaru yang menebang pohon tanpa izin disanksi menanam 30 pohon sebagai bentuk tanggung jawab…

14 jam ago

Bupati Rohul Ingatkan Warga dan UMKM, Jangan Abaikan Kebersihan Bina Praja

Bupati Rohul mengimbau masyarakat dan UMKM menjaga kebersihan Kompleks Bina Praja seiring meningkatnya aktivitas di…

16 jam ago

Libur Idulfitri, Alam Mayang Tetap Jadi Magnet Wisata Keluarga

Alam Mayang Pekanbaru tetap ramai dikunjungi saat libur Lebaran, meski jumlah wisatawan turun sekitar 30…

17 jam ago

Gaji ASN Meranti Molor, Pemkab Pastikan Cair Sebelum Akhir Maret

Gaji ASN Meranti Maret 2026 sempat terlambat. Pemkab memastikan pembayaran tetap dilakukan dan ditargetkan tuntas…

17 jam ago

Cegah Kelangkaan BBM, Polres Siak Intensif Patroli SPBU

Polres Siak intensifkan patroli SPBU untuk memastikan stok BBM aman, mencegah kelangkaan, dan menjaga kenyamanan…

17 jam ago