elon-musk-sebut-manusia-bisa-huni-planet-mars-pada-tahun-2029
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Para ahli terus mengembangkan teknologi yang memungkinkan manusia untuk bisa hidup di planet Mars. NASA misalnya, baru-baru ini Lembaga Antariksa milik Amerika Serikat (AS) itu dikabarkan tengah membuat teknologi futuristik agar manusia bisa bernapas di Mars.
Salah satu yang juga getol menyuarakan bahwa manusia mungkin berpindah tempat tinggal di Mars adalah Elon Musk, petinggi perusahaan teknologi dan keantariksaan, SpaceX. Musk yang masuk dalam daftar salah satu orang terkaya di dunia itu memang diketahui berambisi besar membawa manusia keluar dari bumi, baik untuk sekadar berwisata melihat luar angkasa atau bahkan mendarat dan menetap di Mars.
Baru-baru ini, Musk mencuitkan pernyataan mengejutkan tentang kapan manusia akan mendarat dan tinggal di planet Mars. Adapun Musk yang juga merupakan CEO Tesla itu mencuitkan prediksinya tersebut sebagai tanggapan twitt pengguna Twitter yang bertanya tentang kapan manusia mendarat di planet Mars.
Musk pun membalas pertanyaan dengan pernyataan singkat, yaitu 2029, sebagaimana dikutip dari akun Twitter-nya. Sebagai informasi juga, ini bukan pertama kali pendiri SpaceX itu memprediksi kapan manusia akan mencapai dan tinggal di Mars.
Pada 2016, Musk sempat mengatakan manusia akan mendarat di planet ketiga dari matahari itu pada 2026 mendatang. Dengan perkembangan teknologi penerbangan ke luar angkasa, beberapa pihak melihat prediksi Elon Musk tentang manusia bakal mendarat di Mars pada 2029 memang bisa menjadi kenyataan.
Well, apakah prediksi Elon Musk terkait hal tersebut bisa jadi kenyatan? Kita tunggu saja. Yang jelas, saat ini memang banyak ilmuwan tengah mengembangkan teknologi pendukung lainnya untuk mewujudkan rencana tersebut, salah satunya adalah NASA yang belum lama ini merilis informasi bahwa mereka sedang mengembangkan alat supaya manusia bisa bernapas di Mars.
Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman
JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.
Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.
Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…
PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…
Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…
Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…