Categories: Nasional

Kasiani, Penderita Tumor Kepala

KAMPAR (RIAUPOS.CO) — Jika Riska Ramadila (17) dikunjungi dan dibawa Dandim 0313/KPR ke rumah sakit, Kasiani (8) yang juga menderita tumor, dikunjungi Bupati Kampar. Kasiani merupakan seorang anak penderita tumor di kepala asal Desa Pulau Birandang, Kecamatan Kampar Timur. Begitu kisah Riska viral, kisah Kasiani juga muncul belakangan.

Kasiani yang tinggal di RT 01, RW 01, Dusun V Pematang Kulim, Pulau Birandang itu diketahui sudah menderita Tumor selama setahun terakhir.

Lagi-lagi, karena keterbatasan di bidang ekonomi, gadis belia itu tidak kunjung mendapatkan penanganan medis memadai. Sebelum kedatangan Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto pada Sabtu (2/2) itu, Kasiani sudah lebih dulu mendapat pendampingan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar.

Kedatangan bupati pada akhir pekan itu sendiri cukup mengejutkan masyarakat sekitar. Apalagi bupati bersama rombongan waktu menuju rumah Kasiani hanya menggunakan sepeda motor. Saat bupati tiba di rumahnya, Kasiani tak kuasa menahan air matanya. Evi, ayah Kasiani, merasa berbesar hati atas kedatangan bupati dan rombongan.

"Saya sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kampar terutama Bapak Bupati Catur Sugeng Susanto yang telah mengunjungi tempat tinggal kami dan telah membantu secara langsung. Semoga penyakit yang diderita anak saya bisa cepat sehat," sebut Evi.

Evi menyebutkan, bukan dirinya tidak berusaha. Pengupayaan pengobatan sudah dilakukan, namun usaha yang dilakukan itu hanya sebatas kemampuan keuangan keluarganya. Evi hanya seorang buruh kebun. Selain Kasiani, dirinya masih harus menghidupi enam orang anak lainnya.

Terkait sakit yang diderita anaknya itu, Evi menyebutkan, semua bermula saat Kasiani berusia masih lima bulan. Saat itu, Kasiani mengalami benturan di mata akibat terkena ayunan adiknya. Benturan itu membuat mata sebelah kiri anak gadisnya itu kabur.

Namun lama-kelamaan, pendengarannya ikut tidak berfungsi maksimal. Ternyata tidak sampai di situ, ketika pendengarannya juga terganggu setelah diperiksa dokter, ternyata Kasiani juga menderita tumor di kepala.

Tidak hanya soal penyakit yang diderita Kasiani, Catur yang melihat langsung dari dekat kehidupan keluarga Kasiani juga merasa terkejut. Kehidupan Evi dan keluarganya benar-benar susah. Bahkan rumahnya yang terbuat dari kayu itu sudah terlihat mulai melapuk. Jalan menuju rumah itu juga belum mendapatkan pengerasan. Rumah itu sendiri sangat kecil untuk penghuni suami-istri dan dua orang anak.(end)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Sempat Dirawat Hampir Sebulan, JCH Asal Pekanbaru Wafat di Batam Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.

2 hari ago

Kecelakaan Maut di Tol Permai, Dua Meninggal dan Enam Luka Berat

Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.

2 hari ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid Kembali Bergulir, Jaksa Soroti CCTV Rusak dan Tas Mewah Hasil Sitaan

Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…

2 hari ago

Wahana FC Sudah Lolos, PSSI Riau Masih Buka Peluang Tambah Satu Wakil

PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…

2 hari ago

Warga Tembilahan Padati Pasar Murah, Harga Bahan Pokok Lebih Bersahabat

Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…

2 hari ago

Jembatan Merah Putih Presisi di Logas Rampung, Akses Warga Kini Lebih Mudah

Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…

2 hari ago