Categories: Nasional

Banjir Makin Tinggi di 2 Desa

PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) — Banjir dari luapan air Sungai Rokan masih merendam sejumlah titik ruas jalan provinsi dan rumah penduduk di Kecamatan Bonai Darussalam, Ahad (1/12) petang. Saat ini ketinggian air semakin naik di dua desa. Yakni Desa Kasang Padang dan Desa Bonai Kecamatan Bonai Darussalam. Ini setelah tiga desa yang terkena banjir kemarin berangsur surut. Pasalnya aliran air dari tiga desa itu bermuara di Kasang Padang dan Bonai. Dua desa itu berbatasan dengan Kabupaten Rokan Hilir dan Duri Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.

Sejauh ini, rumah masyarakat terendam banjir di dua desa yang terparah itu dengan ketinggian air mencapai 70 cm hingga 1 meter di ruas jalan provinsi.

"Untuk saat ini, banjir yang merendam Desa Sontang sudah berangsur surut, namun aliran airnya mengalir ke Desa Kasang Padang dan Bonai. Sekarang banjir semakin naik di permukaan ruas jalan provinsi dan rumah penduduk," ungkap Camat Bonai Darussalam H Basri melalui Sekcam Bonai Darussalam Setyono yang dikonfirmasi Riau Pos, Ahad (1/12).

Menurut Setyono, saat ini warga yang mengungsi di posko bencana banjir hanya dua KK. Banyak warga yang terdampak masih bertahan di rumah mereka yang telah dibuat pangkin (rak tinggi).  

"Untuk saat ini akses transportasi darat dari Sontang Kecamatan Bonai Darussalam menuju Duri masih terputus. Khususnya mobil pribadi. Karena sejumlah titik ruas jalan provinsi terendam banjir dengan ketinggian air rata-rata 60 cm hingga 1 meter," sebutnya.

Setyono mengatakan, banjir yang terparah di Dusun III Tanjung Pauh Desa Bonai yang berbatasan dengan Kabupaten Rokan Hilir. Kemudian Tepian Sungai Dusun 1 Jurong Desa Bonai menuju Duri air semakin naik sekitar 50 cm hingga 60 cm. Lantaran banjir yang terjadi di Desa Sontang telah berangsur surut. Diakuinya, bantuan logistik untuk korban banjir di dua desa, kemarin sudah didistribusikan.

Dia mengimbau kepada masyarakat lima desa di Kecamatan Bonai Darussalam tetap waspada dengan terjadinya banjir susulan yang tiba-tiba air dengan cepat naik ke permukaan ruas jalan provinsi dan rumah. Di samping itu pemerintah kecamatan telah mengingatkan kepada para orangtua melarang anak-anak mandi di anak sungai, sebagai antisipasi terjadinya sesuatu hal yang tidak dinginkan. Berdasarkan data yang dihimpun Pemerintah Kecamatan Bonai Darussalam  rumah penduduk yang terendam banjir di Desa Kasang Padang 119 KK, Desa Sontang 903 KK, dan Desa Bonai 863 KK.(epp)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Tinggal 2 Persen, Gaji ASN Meranti Segera Rampung

Pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Kepulauan Meranti untuk April 2026 dipastikan hampir…

15 jam ago

Terungkap! Dendam dan Harta Picu Menantu Habisi Nyawa Mertua di Pekanbaru

Polisi ungkap pembunuhan di Rumbai, menantu jadi otak perampokan. Empat pelaku ditangkap setelah kabur ke…

15 jam ago

Jelang Iduladha, 28 Petugas Disiagakan Awasi Hewan Kurban di Inhu

Disbunnakkan Inhu siapkan 28 petugas awasi hewan kurban jelang Iduladha. Langkah ini untuk cegah penyebaran…

16 jam ago

182 JCH Rohul Diberangkatkan, Wabup Lepas Langsung ke Batam

Sebanyak 182 JCH Rohul Kloter 12 diberangkatkan ke Batam. Wabup Syafaruddin Poti melepas langsung dan…

16 jam ago

SMAN 2 Singingi Wakili Kuansing ke FLS3N Tingkat Provinsi

SMAN 2 Singingi raih banyak juara di FLS3N 2026. Cabang tari kreasi mengantar wakil Kuansing…

16 jam ago

Ratusan Warga Rimbopanjang Nekat Bongkar Pembatas Jalan, Ini Penyebabnya

Ratusan warga Rimbopanjang bongkar median jalan karena akses U-turn terlalu jauh. Aksi ini dipicu keluhan…

16 jam ago