kembali-ajukan-spald-t-regional
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Kabupaten Kampar sangat membutuhkan adanya Sistem Pengolahan Air Limbah Domestik Terpadu (SPALD-T) Regional terutama untuk melayani kecamatan dan desa yang berbatasan dengan Pekanbaru, mengingat kecamatan dan desa yang berbatasan dengan Pekanbaru adalah wilayah yang padat penduduk dan masuk ke dalam kawasan kumuh.
Demikian disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kampar H Azwan saat diskusi draf final penyusunan DED (Detail Engineering Design) TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Sampah Regional Pekanbaru-Kampar dan Focus Group Discussion Rencana Induk Pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (Rispald-T) Regional Provinsi Riau, di Jakarta, Senin (1/11).
Diskusi ini ditaja Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Riau. Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Bappedalitbang Provinsi Riau Ir Emri Juli Harnis MTPh, Perwakilan dari Direktorat Sanitasi Kementerian PUPR RI, pihak konsultan, Pemko Pekanbaru dan pihak terkait lainnya.
Disampaikannya, untuk RISPALD saat ini Kabupaten Kampar sudah memiliki Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) yang dibangun melalui sumber dana APBN. "Saat ini yang juga sangat kita butuhkan RISPALD-T Regional," ujar Azwan.
Disampaikan dia, saat ini kawasan kumuh di Kabupaten Kampar ada 16 lokasi. "Ini bisa menjadi masukan untuk wilayah Rencana Pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah (SPAL) sebagai tindak lanjut penanganan kawasan kumuh," ujar Azwan.
Terkait Rencana Pembangunan TPA Regional Pekanbaru-Kampar, Azwan menyampaikan, wilayah pelayanan TPA Regional di Kabupaten Kampar meliputi 4 kecamatan yakni Tambang, Tapung, Siak Hulu dan Tapung Hilir.
"Untuk fee diharapkan agar disamakan antara Pekanbaru dan Kampar berdasarkan hitungan biaya operasional yang akan dimasukkan ke dalam Nota Kesepakatan," ujarnya. Kemudian dengan akan dibangunnya TPA Regional Pekanbaru-Kampar ini diharapkan ada kompensasi untuk Kabupaten Kampar mengingat pembangunan TPA di Kabupaten Kampar.
Sementara itu Kepala Bappeda Litbang Provinsi Riau Emri Juli Harnis, menyampaikan Provinsi Riau merupakan wilayah yang sangat strategis dan menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Sumatera. Dengan kondisi ini akan berimplikasi terhadap ketersediaan sarana dan prasarana dasar masyarakat termasuk TPA Regional Pekanbaru-Kampar dan SPALD-T Regional Provinsi Riau.(gem)
Laporan KAMARUDDIN, Jakarta
Pekan pertama Ramadan, STC Pekanbaru mulai dipadati warga yang berburu baju Lebaran. Pedagang akui pembeli…
Seorang perempuan terjatuh dari Fly Over Pasar Pagi Arengka Pekanbaru dan ditemukan tak sadarkan diri.…
Pemko Pekanbaru gandeng 21 SMP swasta dalam SPMB 2026–2027 untuk memperluas akses pendidikan dan memastikan…
Puluhan kepala sekolah di Kepulauan Meranti menerima surat mutasi palsu dan diminta transfer Rp5 juta.…
Mohon penjelasan mengenai siapa saja yang termasuk dalam kategori tersebut beserta ketentuan apakah mereka wajib…
Mahasiswa UIN Suska Riau diduga membacok mahasiswi di ruang seminar. Polisi menyebut pelaku telah merencanakan…