Categories: Nasional

Ternyata Pelaku Hipnotis Ibu-ibu di Pasar Bawah WNA Asal Cina

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru melakukan penangkapan terhadap pelaku tipu muslihat dengan total Rp700 juta.
Dua dari tiga pelaku yang diamankan merupakan warga negara asing (WNA) asal RRC sedangkan satu orang yang masih buron WNA asal Taiwan.

"Tiga orang tersangka inisial MAD (30) warga Singkawang, Kalbar dan dua pelaku WNA berkebangsaan RRC berinisial YXH (36) LXY (45). Ada yang masih DPO berinisial AI asal Taiwan," sebut Kapolresta Pekanbaru Kombespol Nandang Mu'min Wijaya saat ekspose Senin (2/10).

Didampingi Kasatreskrim Kompol Awalludin Syam dan Kanit Buser Iptu M Aprino, penangkapan tersebut di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi pada 30 Oktober kemarin. Ketiganya diamankan beserta mobil bernomor polisi asal Sumatera Utara.

"Para pelaku melancarkan aksi di Pasar Bawah, Jalan A Yani, Pekanbaru pada 19 Oktober. Dengan korban ibu Yusni (57) yang berhasil di tipu muslihat uang dan perhiasan," katanya.

Diuraikannya, keempat pelaku sudah saling bertemu di Jakarta pada Februari 2020 lalu. Kemudian, AI menyerahkan garam, tisu, plastik, koran, air, dan tiga buah HP kepada MAD. 

Selanjutnya menyuruh MAD untuk mencari ibu-ibu di pasar. Sementara YXH dan LXY datang dengan mobil untuk menyopir dan menyapa korban.

"Di dalam mobil itulah tiga pelaku beraksi dengan melakukan hipnotis korban. Dengan modus agar membantu mencari bawang hijau. Karena tidak ada, maka salahsatu dari pelaku bilang jika tidak jumpa maka cece bisa kena musibah," ujarnya.

Selanjutnya, karena korban sudah terhipnotis menuruti saja perkataan pelaku. Bahkan korban disuruh mengambil uang di ATM lalu mengambil perhiasan di rumah. Usai melancarkan aksinya, para pelaku meninggalkan korban dengan kondisi yang masih terhipnotis. Korban menyadari setelah ditinggal di Jalan Ahmad Yani begitu saja. 

 

Laporan: Sofiah (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Mulai Oktober 2026, BI Bebaskan MDR QRIS 0 Persen untuk Semua Pedagang

BI memperluas MDR QRIS 0 persen mulai 1 Oktober 2026. Merchant kecil hingga besar bebas…

11 jam ago

Pemko Pekanbaru Kejar Proyek Jalan Lingkar dan Jembatan Siak V, Ini Alasannya

Pemko Pekanbaru mendorong percepatan Jalan Lingkar dan Jembatan Siak V untuk memperkuat konektivitas serta membuka…

13 jam ago

Bendera Merah Putih 2 Kilometer Membentang di Arena Pacu Jalur Teluk Kuantan

Bendera Merah Putih sepanjang 2 kilometer dibentangkan di Tepian Narosa Teluk Kuantan untuk menyemarakkan Pacu…

13 jam ago

19 Pesepeda Rumbai Gowes Club Siap Taklukkan Riau Pos Gowes Merdeka 2026

Rumbai Gowes Club membawa 19 peserta dalam Riau Pos Gowes Merdeka 2026 pada 30 Agustus.…

15 jam ago

IPDN Buka Seleksi Calon Praja 2026, Anak Meranti Diminta Siapkan Dokumen dari Sekarang

SPCP IPDN 2026 dibuka 18-30 Agustus. Putra-putri Meranti bisa mendaftar dengan memenuhi syarat usia, pendidikan,…

16 jam ago

10.987 Napi di Riau Dapat Remisi Kemerdekaan, 185 Langsung Bebas

Sebanyak 10.987 napi di Riau mendapat remisi Kemerdekaan. Dari jumlah itu, 185 napi menerima Remisi…

16 jam ago