Categories: Nasional

Jelang Pelantikan Presiden, Polisi Diminta Ungkap Dalang Demo Anarkis

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Penanggung Jawab Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) Haidar Alwi medesak kepolisian segera membongkar aktor intelektual di balik sejumlah unjuk rasa yang berakhir anarkis. Sebab, hal ini bisa membuat kondisi negara panas. Terlebih pada 20 Oktober mendatang akan ada pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih.

“Tensi politik menyongsong Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden 20 Oktober 2019 semakin memanas. Tak bisa dipungkiri, rentetan kejadian dan aksi massa yang marak belakangan ini sangat mungkin ditunggangi,” kata Haidar di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (2/10).

Haidar menyampaikan, tidak menutup kemungkinan ada oknum-oknum yang bermain dalam kerusuhan ini. Tujuannya untuk menggoyang stabilitas keamanan negara. “Banyak kepentingan yang bermain di balik aksi-aksi itu,” imbuhnya.

Dia meyakini oknum-oknum ini juga ada yang bermaksud untuk menggoyang posisi Joko Widodo dan Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih. Hal ini dimaksudnya supaya pelantikan tidak terlaksana.

Sementara itu, Pengamat Politik Indonesian Public Institute (IPI) Karyono Wibowo menilai upaya menggagalkan pelantikan Presiden sudah bisa terjadi. Kondisi ini sudah terjadi sejak dulu. Era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pun terjadi. Namun, berdasarkan sejarah, belum ada gerakan yang mampu berhasil mewujudkannya.

“Menurut saya tidak akan berhasil kalaupun ada pergerakan untuk menggagalkan pelantikan Presiden,” kata Karyono.

Selain itu, kelompok penentang ini menurut Karyono jumlahnya kecil. Targetnya utamanya memang menggagalkan pelantikan, atau setidaknya mendelegitimasi pemerintah. Namun, usaha itu tidak akan cukup kuat untuk diwujudkan.

“Tidak ada indikator yang bisa menguatkan bahwa pelantikan Presiden gagal. Tidak ada tanda-tanda cukup kuat, paling nggak iya kalau gangguan-gangguan kecil,” pungkasnya.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Sapi Kurban Presiden untuk Bengkalis Dibanderol Rp96 Juta

Sapi kurban bantuan Presiden RI untuk Bengkalis dibanderol Rp96 juta, sementara pengawasan hewan kurban di…

1 jam ago

Razia PETI di Kuansing, 10 Rakit Penambang Emas Ilegal Dibakar Polisi

Polres Kuansing kembali menertibkan aktivitas PETI dengan memusnahkan 10 rakit penambang emas ilegal di Kuantan…

1 jam ago

HPT Rohil Berhasil Kumpulkan 150 Kantong Darah di Aksi Donor Darah

HPT Rohil bersama PMI Pekanbaru berhasil mengumpulkan 150 kantong darah dalam kegiatan donor darah di…

22 jam ago

Umri Wisuda 418 Lulusan, Perkuat Langkah Menuju Kampus Unggul

Umri mewisuda 418 lulusan dan terus memperkuat langkah menuju kampus unggul dengan pengembangan fasilitas dan…

22 jam ago

Baru Dua Kecamatan, Program 1 ASN 1 RW Pekanbaru Segera Diperluas

Pemko Pekanbaru mulai menerapkan program 1 ASN 1 RW di dua kecamatan dan akan memperluas…

23 jam ago

Operasional KMP Tirus Normal Lagi, Rute Insit-Mengkapan Kembali Dibuka

KMP Tirus kembali beroperasi melayani rute Insit-Mengkapan usai baling-baling kapal yang tersangkut jaring selesai diperbaiki.

23 jam ago