ILUSTRASI
BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) – Sebagian kota Bagansiapiapi mulai diselimuti kabut, terutama pada pagi hari. Pemandangan kabut asap tersebut terutama di daerah perkotaan, namun menjelang siang pemandangan kabut terus berkurang.
"Yang tebal itu waktu pagi hari, sekitar jam 06.00 WIB, sementara kalau menjelang siang terus berkurang dan nyaris tak ada," kata Adi (31) warga Jalan Perwira, Bagansiapiapi.
Sejauh ini diperoleh informasi mengenai adanya kejadian karhutla di Kecamatan Pekaitan, hal itu sebagaimana dibenarkan Kapolsek Bangko Kompol Sasli Rais SH, Senin (2/9).
"Ya terpantau ada karhutla di Pekaitan, kami hari ini ke lapangan untuk memantau, mengecek lokasi dan melakukan penanggulangan," katanya.
Kapolsek tampak bersiap bersama sejumlah personil, dengan perlengkapan untuk penanganan karhurla, bertopi dan kenakan sepatu bot. Di kecamatan Pekaitan terangnya terdeteksi ada dua titik karhutla. (fad)
Editor: Edwir
Pemerintah perpanjang batas lapor SPT hingga 30 April 2026. Wajib pajak kini punya waktu tambahan…
Polisi musnahkan 9 rakit PETI di Inhu dan Kuansing. Pelaku diduga kabur sebelum petugas tiba…
Warga Bagansiapiapi antre BBM hingga 1 jam usai Lebaran. Lonjakan konsumsi picu antrean, pemerintah pastikan…
Pemko Pekanbaru perketat kriteria bantuan pangan, namun jumlah penerima naik jadi 63 ribu KK lewat…
Lubang besar di Jalan HR Soebrantas Pekanbaru membahayakan pengendara. Warga minta segera diperbaiki karena rawan…
Karhutla di Rupat Bengkalis meluas hingga 50 hektare. Kemarau, akses sulit, dan minim air jadi…