Categories: Nasional

Terinfeksi Covid-19, Obat dan Alkes Ini Wajib Disiapkan di Rumah

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Lonjakan kebutuhan obat terapi Covid-19 meningkat seiring peningakatan kasus. Sayangnya, masih banyak pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri di rumah tidak mengerti harus mengonsumsi obat dan vitamin apa. Bahkan sebagian dari mereka tidak diawasi dokter atau tenaga kesehatan, maka tak heran sebagian meninggal di rumah saat isoman.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan lonjakan tersebut mencapai sekitar 12 kali lipat. Sehingga perlu peningkatan kapasitas produksi obat.

“Kami menyadari ini terjadi lonjakan kebutuhan obat. Kami sudah melakukan komunikasi dengan teman-teman di Gabungan Pengusaha Farmasi dan sudah mempersiapkan dengan mengimpor bahan baku obat, memperbesar kapasitas produksi, serta mempersiapkan juga distribusinya,” katanya secara virtual baru-baru ini.

Ia berharap obat-obatan terapi pasien Covid-19 digunakan sesuai dengan prosedur. Masalahnya, kata dia, banyak masyarakat yang membeli obat-obat tersebut untuk dijadikan stok di rumah. Padahal, obat-obat itu seharusnya dipakai sebagai resep untuk orang yang sakit.

“Jadi kami minta tolong agar biarkan obat ini benar-benar dibeli oleh orang yang membutuhkan bukan dibeli untuk kita sebagai stok. Kasihan teman-teman kita yang membutuhkan,” kata Menkes Budi.

Hal senada diungkapkan Founder Apotek K-24, dr. Gideon Hartono. Menurutnya sebagai penyedia obat-obatan, saat ini terjadi kelangkaan berbagai produk terapi Covid-19 baik di rumah sakit maupun di apotek. Gelombang dua ini didominasi oleh SARS Cov-2 varian Delta yang lebih parah gejalanya, sehingga banyak penderita yang harus dirawat di rumah sakit yang menyebabkan antrean pasien di UGD menumpuk.

Akibatnya, banyak penderita yang harus menjalani isolasi mandiri di rumah, menjadi kesulitan mendapatkan obat-obatan terapi Covid-19 seperti antivirus, antibiotik, obat batuk, pengencer dahak, maupun multivitamin yang dapat menunjang imun pasien. Maka kehadiran apotek tentu dibutuhkan untuk tetap buka selama 24 jam.

Paket Obat dan Alkes Harus Ada di Rumah

Dengan kampanye Sikat Covid (K-24 Siap Kebutuhan Obat Covid) ia menjelaskan beberapa jenis obat yang wajib dimiliki pasien di rumah sesuai petunjuk dokter. Ada pula alat kesehatan dasar yang harus disiapkan.

Misalnya seperti antivirus, antibiotik, vitamin, obat penurun panas, pereda nyeri, suplemen herbal, masker, hand sanitizer. Lalu alat kesehatan yang wajib dimiliki saat sekarang adalah oksimeter dan termometer.

Menurut dr. Gideon, masyarakat kesulitan mengakses obat. Hal ini dialami banyak penderita yang terpaksa harus isolasi mandiri bersama keluarga di rumah karena klaster keluarga.

“Maka saat ini memang dengan semangat telemedicine, pasien disarankan memesan obat lewat aplikasi,” katanya.

“Yang menarik, setiap paket pasien Covid-19 disesuaikan dengan gejala yang dialami oleh pasien. Sehingga, pasien yang satu bisa mendapatkan paket yang berbeda dari pasien lainnya,” jelasnya.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Jembatan Bailey di Jalan Nelayan Pekanbaru Selesai Dipasang, Kini Bisa Dilintasi Warga

Jembatan bailey sepanjang 24 meter di Jalan Nelayan Pekanbaru selesai dipasang BWS Sumatera III dan…

6 jam ago

Abdul Wahid Tetap Bantah Dakwaan KPK, Pengacara Minta Dibebaskan dari Seluruh Tuntutan

Jelang vonis kasus dugaan korupsi, Abdul Wahid tetap menyatakan tak bersalah. Pengacaranya meminta hakim menolak…

7 jam ago

Kabar Baik PPPK Paruh Waktu Meranti, Gaji ke-13 dan THR Mulai Dianggarkan

Pemkab Kepulauan Meranti mengalokasikan anggaran gaji ke-13 dan THR bagi PPPK Paruh Waktu dalam RAPBD…

10 jam ago

Semarak Hari Jadi Riau, 2.200 Pohon Bakal Ditanam di Kawasan Stadion Utama

Pemprov Riau menyiapkan senam bersama dan penanaman 2.200 pohon di Stadion Utama Riau untuk memeriahkan…

11 jam ago

Pensiunan PNS di Kampar Ditangkap atas Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur

Pensiunan PNS berinisial AL di Bangkinang ditangkap polisi atas dugaan pencabulan terhadap anak di bawah…

11 jam ago

Pemkab Inhil Mulai Verifikasi Data Pedagang Pasar Yos Sudarso Jelang Relokasi

Pemkab Inhil mulai memverifikasi data pedagang Pasar Yos Sudarso sebagai tahapan awal relokasi untuk mewujudkan…

11 jam ago