penyeludupan-pemudik-gaya-baru-pakai-truk-ditutupi-terpal
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Modus penyelundupan pemudik di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Oknum-oknum nakal memutar otak demi bisa mengelabuhi petugas di pos penyekatan mudik.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, penyelundupan pemudik kali ini ditemukan menggunakan kendaraan truk. Pelaku berusaha mengelabuhi petugas seolah mengangkut barang, padahal berisi orang.
"Kita tangkap ada beberapa truk yang di desain sedemikian rupa digunakan untuk mengangkut penumpang. Jadi truk itu dipakaikan terpal seolah-olah mengangkut barang tetapi angkut penumpang," kata Sambodo di kantor Ditlantas Polda Metro Jaya, Pancoran, Jakarta, Sabtu (2/5).
Modus ini ditemui petugas pada Jumat (1/5) pagi. Truk tersebut melintas di pos penyekatan Cikarang Barat. Saat diperiksa, truk tersebut berisi 6 orang pemudik tujuan Brebes, Jawa Tengah.
Truk tersebut kemudia diberi tindakan oleh petugas yang berjaga. Sedangkan para penumpangnya dipulangkan kembali ke Jakarta.
"Ditlantas Polda Metro Jaya juga paham ciri-ciri khusus seperti apa truk-truk yang mengangkut penumpang. Tentu tidak semua (truk dicek), kita akan random periksa berdasarkan ciri-ciri khusus tersebut," ucap Sambodo.
Atas temuan ini, polisi mengingatkan kembali kepada masyarakat untuk tidak mencoba-coba melakukan mudik. Karena ketika terciduk petugas akan langsung diamankan petugas.
"Saya imbau urungkan niat tersebut, patuhi imbauan atau larangan pemerintah untuk tidak mudik demi kepentingan bersama, bukan hanya kepentingan pemerintah atau masyarakat, tetapi untuk kepentingan bangsa Indonesia," pungkas Sambodo.
Sumber: JawaPos.com
Editor: Erizal
BI memperluas MDR QRIS 0 persen mulai 1 Oktober 2026. Merchant kecil hingga besar bebas…
Pemko Pekanbaru mendorong percepatan Jalan Lingkar dan Jembatan Siak V untuk memperkuat konektivitas serta membuka…
Bendera Merah Putih sepanjang 2 kilometer dibentangkan di Tepian Narosa Teluk Kuantan untuk menyemarakkan Pacu…
Rumbai Gowes Club membawa 19 peserta dalam Riau Pos Gowes Merdeka 2026 pada 30 Agustus.…
SPCP IPDN 2026 dibuka 18-30 Agustus. Putra-putri Meranti bisa mendaftar dengan memenuhi syarat usia, pendidikan,…
Sebanyak 10.987 napi di Riau mendapat remisi Kemerdekaan. Dari jumlah itu, 185 napi menerima Remisi…