polisi-akan-berjaga-di-pusat-perbelanjaan
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Beredar di pesan aplikasi WhatsApp bahwa masyarakat memborong kebutuhan bahan untuk keperluan sehari-hari di sejumlah supermarket. Hal itu disebut merupakan dampak dari masuknya virus corona ke Indonesia.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko mengatakan nantinya akan ada pihak kepolisian berjaga-jaga untuk tidak membeli barang kebutuhan secara berlebihan.
"Kapolri (akan dikoordinasikan, Red) supaya menurunkan anggotanya untuk membatasi masyarakat melakukan hal yang berlebihan seperti itu," ujar Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/3).
Mantan Panglima TNI itu menambahkan pemerintah juga akan memastikan ketersediaan bahan pokok untuk masyarakat tetap aman. "Ya nanti pasti akan ditinjau," katanya.
Sementara di tempat yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy mengatakan supaya masyarakat tidak perlu panik dalam menyikapi adanya virus corona. "Saya minta masyarakat tenang. Jangan dibuat makin gawat," katanya.
Muhadjir juga berpesan masyarakat tidak berlebihan menanggapi kasus virus korona ini. "Termasuk belanja juga jangan berlebih-lebihan. Jangan gampang panik. Dalam kondisi ini diperlukan ketenangan, kehati-hatian juga," tambahnya.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi
Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…
Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.