Categories: Nasional

75 Pegawai KPK Kirim Permohonan Baru Buka Hasil TWK

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Semangat 75 pegawai KPK yang menjadi korban polemik tes wawasan kebangsaan (TWK) belum meredup. Mereka kembali menyerukan permohonan keterbukaan informasi hasil asesmen TWK. Permohonan yang ditujukan ke Pejabat Pengelola Informasi dan Data (PPID) KPK itu terkait dengan hasil tes pribadi tiap-tiap pegawai.

Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Pembelajaran Antikorupsi (nonaktif) Hotman Tambunan mengatakan, permohonan keterbukaan informasi tersebut telah diperbarui sesuai arahan KPK. Pihaknya sebelumnya meminta KPK membuka hasil asesmen TWK 75 pegawai yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) dialihkan menjadi ASN.

Permohonan itu urung dipenuhi KPK. Alasannya, permohonan harus dikoordinasikan lebih dulu dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Karena itu, Hotman selaku perwakilan 75 pegawai membuat surat permohonan baru. "Saya menghormati proses koordinasi KPK ke BKN dalam permintaan data," ujarnya kemarin (30/6).

Hotman mengakui bahwa hasil tes bersifat pribadi. Dengan demikian termasuk dalam kategori data dan informasi yang dikecualikan sebagaimana pasal 17 huruf g dan h UU 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Karena itu, dalam permohonan yang baru, Hotman memberikan persetujuan tertulis kepada petugas untuk membuka, membaca, dan membuat salinan hasil tes sebagai bagian dari proses permintaan data sebagaimana dipersyaratkan pasal 18 ayat (2) huruf a UU KIP.

Hasil TWK itu penting untuk diketahui. Sebab, hasil tersebut berdampak signifikan terhadap pegawai. Akibat tes itu, 75 pegawai dinyatakan TMS dan diminta menyerahkan tugas dan tanggung jawab kepada atasan langsung. Mereka juga mendapat stigma sebagai warga negara yang tidak taat, tidak setia, dan/atau tidak bisa dibina lagi karena bermasalah dalam syarat kesetiaan dan ketaatan pada Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan pemerintah yang sah.

"Kami rencanakan salinan data dan informasi itu untuk dibuka seluas-luasnya kepada publik," kata Hotman.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Wako Pekanbaru Jemput Dukungan Pusat, Gaspol Benahi Sistem Sampah

Wako Pekanbaru jemput dukungan pusat untuk percepat waste station dan penataan TPA, dorong sistem pengelolaan…

4 jam ago

Tabrakan KRL dan Argo Bromo, 15 Tewas, Korban Terjebak 9 Jam di Gerbong

Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi Timur tewaskan 15 orang. Korban terjebak hingga…

5 jam ago

Isu Penutupan Prodi Ramai, Kemdiktisaintek: Itu Keputusan Kampus

Kemdiktisaintek tegaskan penghapusan prodi bukan kebijakan pusat, melainkan kewenangan kampus sesuai kebutuhan dan perkembangan.

5 jam ago

SPBU Bangkinang Kehabisan Pertalite, Kuota Bulanan Jadi Penyebab

Pertalite langka di Bangkinang akibat kuota bulanan habis. Pasokan tambahan terbatas, masyarakat diminta tetap tertib…

5 jam ago

PTPN IV PalmCo Tancap Gas, Penanaman Pohon Capai Puluhan Ribu

PTPN IV PalmCo targetkan tanam 50.000 pohon di 2026 melalui program One Man One Tree…

5 jam ago

Nongkrong Sambil Mabar? Whiz Prime Hadirkan Kopi Tema Mobile Legends

Whiz Prime Pekanbaru hadirkan kopi tema Mobile Legends dengan konsep kekinian, tempat nongkrong nyaman dan…

5 jam ago