Categories: Nasional

Polri Usut Laporan Menteri Sosial Terkait Pendamping PKH Bandel

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri tengah menindaklanjuti laporan yang dibuat Menteri Sosial Tri Rismaharini terkait dugaan penyelewengan hak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang diduga melibatkan oknum pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).

"Masih kami selidiki untuk kumpulkan bahan, keterangan dan informasi dari beberapa Kabupaten," kata Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komisaris Jenderal Agus Andrianto di Jakarta, Rabu (30/6/2021).

Dia mengatakan, Polri telah menerima informasi dan laporan tertulis yang disampaikan Risma. Hanya saja, dia minta waktu untuk melakukan pendalaman.

Agus pun belum dapat menuturkan lebih lanjut mengenai bentuk penyelewengan yang diduga terjadi dalam sengkarut program tersebut.

"Masih kami lidik untuk memperkuat data dan informasi yang dari beliau (Mensos, red))," tambah dia.

PKH merupakan program pemberian bantuan sosial yang ditujukan kepada keluarga miskin dan telah ditetapkan sebagai keluarga penerima manfaat. Program ini disalurkan tiga bulan sekali dalam empat tahap melalui bank pelat merah.

Sebelumnya, Risma mengultimatum oknum pendamping PKH yang diduga menyalahgunakan kewenangan untuk kepentingan pribadinya. Dia mengancam akan memecat oknum tersebut.

Dia menerima laporan terkait dugaan tersebut di Desa Kanigoro, Kabupaten Malang. Walhasil dia pun menginstruksikan anak buahnya untuk berkomunikasi lebih lanjut dengan kepolisian.

Jika dugaan itu terbukti, oknum itu akan dipecat sebagai pendamping PKH. Ditambah dia juga harus menjalani hukuman pidana.

Sumber: JPNN/News/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun
 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

ASN dan PPPK Inhu Tersangkut Narkoba, Sanksi Berat Menanti

Lima ASN Inhu diduga terlibat narkoba. Tiga orang diproses hingga pengadilan, sementara dua lainnya dikembalikan…

33 menit ago

Polda Riau Bongkar Penampungan Emas Ilegal di Kuansing, Pengepul Ditangkap

Polda Riau mengungkap penampungan emas ilegal hasil PETI di Kuansing. Polisi menangkap pengepul dan menyita…

2 jam ago

Ribuan PPPK Paruh Waktu Rohul Belum Terima Gaji Januari 2026

Sebanyak 1.608 PPPK Paruh Waktu di Rohul belum menerima gaji Januari 2026 karena masih dalam…

21 jam ago

DPRD Meranti Tegas Tolak Kenaikan Tarif Ferry, Pengusaha Dipanggil Hearing

DPRD Kepulauan Meranti menegaskan penolakan rencana kenaikan tarif ferry yang dinilai sepihak dan belum melalui…

23 jam ago

Tiang FO Tumbang, Pemko Pekanbaru Dorong Jaringan Telekomunikasi Bawah Tanah

Pemko Pekanbaru mendorong penerapan sistem ducting atau jaringan bawah tanah setelah insiden tumbangnya tiang fiber…

1 hari ago

Satu Lokasi, Banyak Layanan: MPP Inhil Permudah Urusan Haji dan Umrah

MPP Inhil menambah layanan haji dan umrah. Masyarakat kini bisa mengurus keperluan ibadah secara mudah…

2 hari ago