Categories: Nasional

Data Fakta Sungai Aare, Titik Terdalamnya Bikin Ngeri sampai 200 Meter

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Sesudah hilangnya anak Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril, di sungai Aare Swiss, fakta-fakta sungai ini terkuak. Sungai Aare memiliki titik terdalam sampai 200 meter.

Selain memiliki titik terdalam yang mencengangkan, ternyata Sungai Aare juga memiliki fakta-fakta titik terlebar yang membuat kaget yaitu sampai mencapai 647,65 meter.

Anak Ridwan Kamil Eril hilang pada Kamis (26/5/2022) saat berenang di Sungai Aare Swiss. Dia berenang bersama adik dan teman-temannya yang memang tinggal di Swiss.

Berikut Data Fakta Sungai Aare yang Membelah Kota Bern Swiss: 

1. Sungai Aare memiliki memiliki titik terdalam mencapai 200 meter yakni di Meiringen. Dari sini, Aare mengalir ke arah Brienz di mana awalnya mengalir ke Danau Brienz, kemudian ke Danau Thun di Interlaken.

 

2. Sungai ini lebarnya bervariasi mulai dari 40 meter, 100 meter bahkan di satu titik di dekat pintu pembangkit listrik tenaga air Muhlenberg lebarnya bisa mencapai 647,65 meter.

 

3. Sejak tahun 2017, Sungai Aare dinobatkan menjadi warisan tak benda dari UNESCO.

 

4. Sungai Aare merupakan sungai terpanjang di Swiss, dengan panjang 295 km yang membentang di sepanjang kota Bern. Airnya mengaliri area seluas 17.779 km persegi.

 

5. Sungai Aare memiliki arus yang kencang. Dari daratan sungai ini tampak tenang, namun arus bawah mengalir deras. Untuk itu, otoritas Swiss mengimbau wisatawan yang berenang untuk waspada dan sebisa mungkin didampingi warga lokal.

 

6. Di sepanjang Sungai Aare terdapat beberapa titik keluar bagi perenang. Ada tangga dan besi berwarna merah yang bisa digunakan untuk berpegangan. Meski begitu, untuk keluar dari sungai bukan perkara mudah dan dibutuhkan trik tertentu agar bisa menepi.

 

7. Sungai Aare dianggap sebagai kolam renang umum oleh warga. Bahkan, ada warga Bern yang berkomuter memanfaatkan sungai untuk transportasi sambil berenang. Mereka membawa baju keringnya menggunakan dry bag dan mereka bisa sekejap bisa berada di bagian kota yang lainnya.

 

8. Sungai Aare dulu kumuh dan kotor, karena merupakan tempat pembuangan limbah pabrik. Tetapi, kemudian warga menuntut agar pemerintah Swiss melakukan terobosan untuk membersihkan sungai seluruh negeri, termasuk Sungai Aare. Hasilnya, kini air sungai itu jernih dengan warna biru atau toska sesuai musim dan memiliki kualitas air yang baik.

 

Itulah delapan fakta-fakta Sungai Aare Swiss tempat hilangnya anak Ridwan Kamil Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril.

Sumber: Pojoksatu.id

Editor: Edwar Yaman

 

 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Oknum Guru Diduga Lecehkan Siswi SMAN di Pekanbaru, Kasus Dilaporkan ke Polisi

Oknum guru di salah satu SMAN Pekanbaru diduga melakukan pelecehan terhadap siswi saat kegiatan sekolah…

1 hari ago

THR Wajib Dibayar H-7 Lebaran, Disnaker Bengkalis dan Kuansing Buka Posko Pengaduan

Disnaker Bengkalis dan Kuansing menetapkan pembayaran THR pekerja paling lambat H-7 Idulfitri 1447 H dan…

1 hari ago

Bukber Ala Timur Tengah, Whiz Prime Hotel Hadirkan Iftar Sahara Mulai Rp115 Ribu

Whiz Prime Hotel Sudirman Pekanbaru hadirkan program Iftar Sahara dengan menu Timur Tengah dan Nusantara…

2 hari ago

Kolaborasi Lawan Stunting, PTPN IV PalmCo Intervensi Gizi Anak di Rokan Hulu

PTPN IV PalmCo melalui Regional III menggulirkan program intervensi stunting bagi 100 anak di Rohul…

2 hari ago

Emosi Dipicu Knalpot Bising, Pria di Inhil Bacok Tetangga Sendiri

Gara-gara knalpot motor bising, seorang siswa di Tempuling, Inhil dibacok tetangganya. Pelaku berhasil ditangkap polisi…

2 hari ago

Aksi Spanduk di Gerbang Sekolah, Kegiatan Belajar di SMPN 2 Batang Peranap Terhenti

Spanduk kecaman terhadap kepala sekolah terpasang di SMPN 2 Batang Peranap. Akibatnya, siswa tak bisa…

2 hari ago