Categories: Nasional

Pemerintah Indonesia Bebaskan Dua Kapal Tanker Iran

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Indonesia membebaskan dua kapal tanker milik Iran pada pekan lalu, setelah ditahan empat bulan karena dugaan transfer minyak secara ilegal di perairan RI.

Juru Bicara Badan Keamanan Laut (Bakamla), Kolonel Wisnu Pramandita, mengatakan, kapal tanker berbendera Iran, MT Horse dan MT Freya, dibebaskan pada hari Jumat (28/5) pekan lalu. Pembebasan itu dilakukan setelah ada keputusan dari pengadilan.

Menurut Wisnu, kapal MT Horse dapat meninggalkan Indonesia sesuai aturan pengadilan. Sementara itu, kapten kapal tanker akan dikenai sanksi kurungan masa percobaan dua tahun tanpa denda.

Bakamla menangkap kapal tanker karena diduga melakukan transfer minyak secara ilegal di perairan Indonesia pada 24 Januari lalu. Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan perkara yang membelit kapal itu sudah berakhir.

"Itu hanya masalah teknis dan terjadi di bidang perkapalan," kata Kemenlu Iran, mengutip Reuters.

Pemerintah Iran menyebut kapal itu melanjutkan misinya sebelum kembali ke negara itu.

"MT Horse termasuk dalam Perusahaan Kapal Tanker Nasional Iran yang ditangkap di perairan Indonesia sejak 24 Januari, telah dibebaskan pada hari Jumat," demikian isi pernyataan Iran.

"Kapal ini sekarang kembali melanjutkan misinya sebelum balik ke negara asal," imbuhnya.

Menurut media informasi Kementerian Energi Iran, SHANA, seluruh kru kapal tanker MT House bertugas untuk melindungi kepentingan negara.

"Kru MT House, dengan penderitaannya dan tekad yang kuat mereka mengejar misi, melindungi kepentingan nasional Iran dalam mempertahankan ekspor produk minyak dan minyak bumi," demikian isi laporan SHANA.

Iran dituduh menyembunyikan tujuan penjualan minyak dengan menonaktifkan sistem pelacakan di kapal tanker itu. Akibat tindakan itu, Amerika Serikat menjatuhkan sanksi embargo ekspor minyak kepada Iran.

Tahun lalu Iran juga mengutus MT Horse untuk mengirim minyak mentah sebanyak 2.1 juta barrel Venezuela, yang juga disanksi AS.

Sumber: Reuters/CNN/JPNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun
 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Anak Kuansing Jago Bahasa Asing Bakal Punya Peran Khusus di Pacu Jalur 2026

Pacu Jalur Kuansing 2026 ditargetkan mendunia dengan melibatkan anak daerah penguasaan bahasa asing dan promosi…

9 jam ago

Kecelakaan di Kelok 17 Limapuluh Kota, Empat Warga Pekanbaru Jadi Korban

Kecelakaan truk dan SUV di Kelok 17 menewaskan satu warga Pekanbaru. Tiga korban selamat setelah…

9 jam ago

5.000 Mangrove Ditanam di Desa Penyengat Pesisir Siak, Warga Bergerak Sebelum Abrasi Makin Parah

Warga Penyengat, Siak, menanam 5.000 mangrove secara swadaya untuk melindungi pesisir dari abrasi dan menjaga…

1 hari ago

Pamit Keluar Rumah, Gadis 19 Tahun di Pekanbaru Tak Bisa Dihubungi

Tsabita Salsabila, 19 tahun, dilaporkan hilang di Pekanbaru. Ponselnya terakhir terdeteksi di Jalan Swakarya setelah…

1 hari ago

Gempa M7,7 Hantam NTT, 20 Orang Meninggal dan 2 Masih Tertimbun

Gempa M7,7 mengguncang NTT dan menewaskan 20 orang. Enam warga luka-luka dan dua lainnya masih…

1 hari ago

Mobil Konsumen Terbakar Saat di SPBU Pelalawan, Pertamina Amankan Lokasi dan Periksa CCTV

Kendaraan konsumen terbakar di SPBU Bandar Petalangan, Pelalawan. Pertamina menghentikan operasional sementara dan masih menyelidiki…

1 hari ago