Categories: Nasional

Program Vaksinasi Covid-19 Harus Dimanfaatkan Masyarakat

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Pengamat Komunikasi Fatimah Ibtisam menilai bahwa program vaksinasi Covid-19 sangat penting dan mesti dimanfaatkan masyarakat di Indonesia.

"Kita patut bersyukur sebab Indonesia menjadi salah satu negara yang bisa menyediakan vaksin. Rasa syukur itu mesti dituangkan dengan cara proaktif memanfaatkan program vaksinasi ini," ujar Fatimah Ibtisam di Jakarta, Ahad (28/2/2021).

Indonesia, lanjut dia, menjadi salah satu dari beberapa negara dunia yang telah menjalankan program vaksinasi Covid-19. Kenyataan tersebut dinilai patut disyukuri mengingat kesulitan bagi sejumlah negara untuk mendapatkan vaksin.

Sebab, kata dia, saat ini miliaran penduduk di sejumlah negara membutuhkan vaksin secara bersamaan. Di sisi lain, produksi vaksin belum sebanding dengan permintaan.

Secara komunikasi publik, ia menambahkan, pemerintah perlu untuk lebih gencar menginformasikan kepada masyarakat terkait pentingnya vaksinasi ini untuk memutus mata rantai pandemi yang sudah berlangsung tepat setahun di Indonesia.

"Edukasi dan komunikasi publik penting untuk terus ditingkatkan. Ini agar masyarakat bisa memahami secara utuh bahwa vaksin yang kini ada dan telah didistribusikan adalah vaksin yang aman dan halal. Dengan arus informasi yang begitu deras, sangat penting memastikan bahwa informasi kesehatan yang benar sampai ke masyarakat," ujarnya.

Tisam mengatakan, Indonesia akan melakukan vaksinasi besar-besaran pada Maret dan April tahun ini.

"Tentu ini akan menjadi saat yang paling penting bagi usaha untuk memutus mata rantai COVID-19. Vaksinasi serentak jelas bukan perkara mudah. Ini salah satu pekerjaan besar dalam pelayanan kesehatan publik," katanya.

Apa yang disampaikan Tisam senada dengan pernyataan yang disampaikan oleh Sekjen PBB Antonio Gutteres. Dia menyesali masih banyaknya negara yang belum sama sekali melakukan vaksin kepada masyarakatnya.

Tercatat ada sekitar 130 negara yang belum melakukan program vaksin. Sebaliknya sejumlah negara maju ada yang telah melakukan vaksinasi sekitar 75 persen dari total masyarakatnya.

Indonesia jadi salah satu negara yang sejak awal tahun telah menggelar vaksinasi. Bahkan kini vaksinasi telah mayoritas menjangkau tenaga kesehatan, keamanan, dan petugas di garda terdepan penanganan Covid.

Per Februari ini vaksin telah mulai dilakukan di kalangan masyarakat umum. Sejumlah pedagang pasar dan wartawan telah divaksinasi.

Menurut Tisam, keberhasilan Indonesia mengamankan vaksin tak terlepas dari langkah cepat pemerintah yang berkoordinasi dengan sejumlah lembaga di dunia.

Tim yang dipimpin Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi secara cepat melakukan kunjungan ke sejumlah negara untuk mengamankan stok vaksin.

Sumber: JPNN/Antara/JPG
Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Tabebuya Bermekaran, Wajah Kota Pekanbaru Berubah Jadi Lebih Indah

Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…

2 hari ago

Kalam Kudus Menang di Dua Laga, Putra-Putri Melaju ke Final HSBL Selatpanjang

Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…

2 hari ago

Mengarak Tabak hingga Makan Beradat, Tradisi Melayu Batang Peranap Kembali Digelar

Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…

3 hari ago

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

3 hari ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

3 hari ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

3 hari ago