Categories: Pekanbaru

Realisasi Pajak Daerah Capai Rp816 M

PEKANBARU(RIAUPOS.CO) – Hingga akhir 2024, Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru telah merealisasikan penerimaan pajak daerah sebesar 95,83 persen atau Rp816 miliar. Bapenda sendiri ditargetkan penerimaan pajak daerah tahun ini sebesar Rp850 miliar.

Kepala Bapenda Pekanbaru Alek Kurniawan menyebutkan, tahun ini menjadi sejarah bagi kinerja Bapenda Kota Pekanbaru karena secara year-on-year, pada tanggal yang sama, pajak daerah tumbuh positif sebesar 5,22 persen. Angka ini diprediksi akan terus meningkat.

Meskipun begitu, pihaknya tetap optimistis mencapai target yang ditentukan, mengingat masih ada beberapa hari kerja tersisa sebelum akhir tahun 2024.

”Peningkatan ini setara dengan tambahan Rp40 miliar dari realisasi tahun 2023 yang mencapai Rp776 miliar,” ucapnya.

Tak hanya itu, berdasarkan data dari BPS menunjukkan bahwa perekonomian Provinsi Riau pada triwulan III tahun 2024 tumbuh sebesar 3,46 persen year-on-year. Dimana, Bapenda mampu meningkatkan kinerja pajak daerah di atas pertumbuhan ekonomi regional di Provinsi Riau.

Bahkan mayoritas jenis pajak daerah yang dikelola Bapenda telah melampaui target yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2024. Dari sebelas jenis pajak yang dikelola, delapan di antaranya telah melampaui target yang ditetapkan.

Sejak 2022, kinerja pajak daerah terus menunjukkan peningkatan yang signifikan. Pada tahun 2021, realisasi pajak daerah baru mencapai Rp587 miliar akibat dampak pandemi.

Pada tahun 2019, realisasinya hanya mencapai Rp620 miliar. Namun, sejak 2022 hingga sekarang, angka realisasi pajak daerah meningkat secara berurutan Rp719 miliar pada 2022, Rp784 miliar pada tahun 2023, dan hingga 24 Desember 2024 sudah mencapai Rp816 miliar.

Peningkatan ini setara dengan kenaikan 39 persen dibandingkan tahun 2021 dan 31 persen dibandingkan 2019, sebelum pandemi melanda. Prestasi ini merupakan hasil dari kebijakan Pemko Pekanbaru melalui Bapenda dengan strategi yang disebut IED yakni Intensifikasi, Ekstensifikasi, dan Digitalisasi.

Intensifikasi adalah kegiatan optimalisasi penerimaan pajak daerah terhadap objek dan subjek pajak yang telah tercatat. Ekstensifikasi adalah perluasan objek dan subjek pajak di luar yang terdaftar dalam administrasi perpajakan.

Sedangkan digitalisasi adalah optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung kegiatan intensifikasi dan ekstensifikasi perpajakan daerah. Implementasi strategi IED meliputi pendataan ulang dan pembaruan database perpajakan daerah, penguatan kualitas aparatur pengelola pajak daerah, pengembangan teknologi informasi untuk manajemen perpajakan, peningkatan sarana dan prasarana pendukung, serta penyediaan layanan pajak daerah yang mudah dan terjangkau.

Dalam implementasinya, langkah-langkah praktis yang dilakukan meliputi pembaruan database perpajakan, peningkatan kualitas aparatur melalui pelatihan, pemanfaatan teknologi informasi seperti aplikasi Smart Tax Pekanbaru dan penyediaan layanan digital untuk pembayaran pajak.(ayi)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Dari Koto Gasib ke Pekanbaru, SeSuKa Bike Siap Gowes di Fun Bike Riau Pos 2026

Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…

15 jam ago

DPRD Minta Satpol PP Pekanbaru Lebih Tegas Tertibkan Usaha dan Bangunan Liar

Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…

15 jam ago

Vandalisme, Geng Motor, hingga Curanmor Lintas Provinsi Diungkap Polresta Pekanbaru

Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…

16 jam ago

Pemko Pekanbaru Targetkan Perbaiki Jalan Rusak Lebih dari 42 Kilometer

Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…

1 hari ago

Konsisten Sejak 2019, DBC Kembali Kirim 15 Peserta Meriahkan Riau Pos Fun Bike 2026

Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…

2 hari ago

Butuh Pegawai Tangguh, BPR Indra Arta Perpanjang Pendaftaran Rekrutmen

BPR Indra Arta Indragiri Hulu memperpanjang pendaftaran rekrutmen pegawai baru hingga 26 Januari untuk menjaring…

2 hari ago