PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kadin Fashion Design of Indonesia (KFDI) Riau menggelar pameran busana dan kecantikan bertajuk Rona Melayu. Agenda ini dilaksanakan di Mal SKA Pekanbaru, Jumat (30/10).
Ketua KFDI Riau Viviana Hanifa SP MSi menyampaikan, iven ini diadakan bertujuan untuk mengangkat busana Melayu sebagai kearifan lokal. Dalam acara ini sedikitnya ada tujuh perancang busana muda dan tujuh make up artist (MUA) Riau yang tampil.
"Agenda ini kita laksanakan untuk mengangkat kearifan lokal dan meningkatkan kembali perekonomian di masa pandemi," kata Viviana.
Viviana juga mengatakan, acara berkonsep fashion show ini menampilkn karya-karya designer binaan KFDI. Diharapkan, agenda ini dapat meningkatkan kembali perekonomian masyarakat Riau.
"Kami berharap, masyarakat Riau lebih cinta budaya Riau dengan mengangkat dan mengkreasikan kearifan lokal seperti tenun dan baju Melayu Riau," tukas Viviana.
Pameran busana tersebut juga dihadiri oleh Pelaksana Harian (Plh) Kadis Pariwisata Provinsi Riau Dra Agustini. Ia mengapresiasi dan memberikan dukungan atas terselenggaranya acara tersebut. "Kegiatan seperti ini perlu mendapatkan perhatian penuh dari semua pihak," pungkasnya.
Laporan: Mujawaroh Annafi (Pekanbaru)
Editor: Rinaldi
Polri menguji Formula X-Fire untuk menangani Karhutla di lahan gambut Pelalawan dengan dukungan 6.000 liter…
Terduga pengedar sabu MA (26) dibekuk polisi saat bersembunyi di parit di Kampa. Petugas mengamankan…
Pemko Pekanbaru menargetkan angka kemiskinan turun dari 3,1 persen menjadi 2 persen dalam tiga tahun…
Tender proyek pembangunan Pasar Tembilahan senilai sekitar Rp19,9 miliar batal. Pemkab Inhil mempertimbangkan pelaksanaan pembangunan…
Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…
Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…