Categories: Pekanbaru

Manfaatkan Pekarangan Rumah Walau Sejengkal

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pandemi Covid-19 yang entah kapan akan berakhir harus disikapi dengan bijak oleh seluruh masyarakat, terutama bagi masyarakat yang terdampak seperti terkena pengurangan gaji dan sebagainya.

"Yang pasti kita harus taat dan patuh pada protokol kesehatan. Selain itu masyarakat juga harus bisa memanfaatkan kawasan pekarangan rumahnya walau ukurannya sejengkal," tutur Kepala Bidang Media Satgas Covid-19 Riau Drs H Chairul Risky, Jumat (30/20).

Ia mengatakan, pekarangan itu bisa dimanfaatkan untuk menanam sayur-sayuran dan sebagainya. Selain hasilnya bisa dimanfaatkan untuk keluarga, beraktivitas dengan berkebun juga bisa menjaga kebugaran tubuh.

Ia menambahkan, pekarangan yang sempitpun bisa ditanami dengan berbagai jenis tanaman, asalkan masyarakat tahu cara dan langkah-langkah apa yang harus dilakukan sebelum memanfaatkan pekarangan yang sempit itu.

"Kalau pekarangan kita tak terlalu luas, kita bisa bercocok tanam dengan sistem hydroponik maupun kita memanfaatkan pot atau polybag sebagai wadah untuk menanam," tuturnya lagi.

Yang pasti, katanya kalau ada keinginan pasti ada jalan. "Yang pasti, setiap melakukan aktivitas apapun tetap harus mematuhi protokol kesehatan, karena cara itulah kita bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19," tutupnya.(gem)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Anak Kuansing Jago Bahasa Asing Bakal Punya Peran Khusus di Pacu Jalur 2026

Pacu Jalur Kuansing 2026 ditargetkan mendunia dengan melibatkan anak daerah penguasaan bahasa asing dan promosi…

21 jam ago

Kecelakaan di Kelok 17 Limapuluh Kota, Empat Warga Pekanbaru Jadi Korban

Kecelakaan truk dan SUV di Kelok 17 menewaskan satu warga Pekanbaru. Tiga korban selamat setelah…

21 jam ago

5.000 Mangrove Ditanam di Desa Penyengat Pesisir Siak, Warga Bergerak Sebelum Abrasi Makin Parah

Warga Penyengat, Siak, menanam 5.000 mangrove secara swadaya untuk melindungi pesisir dari abrasi dan menjaga…

2 hari ago

Pamit Keluar Rumah, Gadis 19 Tahun di Pekanbaru Tak Bisa Dihubungi

Tsabita Salsabila, 19 tahun, dilaporkan hilang di Pekanbaru. Ponselnya terakhir terdeteksi di Jalan Swakarya setelah…

2 hari ago

Gempa M7,7 Hantam NTT, 20 Orang Meninggal dan 2 Masih Tertimbun

Gempa M7,7 mengguncang NTT dan menewaskan 20 orang. Enam warga luka-luka dan dua lainnya masih…

2 hari ago

Mobil Konsumen Terbakar Saat di SPBU Pelalawan, Pertamina Amankan Lokasi dan Periksa CCTV

Kendaraan konsumen terbakar di SPBU Bandar Petalangan, Pelalawan. Pertamina menghentikan operasional sementara dan masih menyelidiki…

2 hari ago