Bagian Retak di Jalan Syech Umar Langsung Diperbaiki
DUMAI (RIAUPOS.CO) — Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Dumai langsung memerintahkan pihak kontraktor untuk memperbaiki bagian Jalan Syech Umar yang retak. Bahkan pihak dinas memastikan jika perbaikan sudah dilaksanakan, Jumat (30/8).
“Jadi kami sudah tinjau terkait hal tersebut, memang ada yang retak, namun bagian di atas atau biasa disebut dengan retak rambut,†sebut Pejabat Pengawasan Teknis (PPTK) Jalan Syech Umar Indra Suwandi, Jumat (30/8).
Ia mengatakan keretakan terjadi karena ada beberapa sebab mulai dari cuaca panas sehingga pengaruh kendaraan yang melintas. “Jadi jalan itu idealnya baru boleh di lintasi 21 hari, namun ini masyarakat ada yang sudah melintas jalan tersebut sehingga membuat jalan retak,†ujarnya.
Namun ia memastikan pihaknya tidak tinggal diam terkait hal tersebut, timnya sudah turun ke lapangan untuk memastikan pihak rekanan memperbaiki keretakan yang terjadi. “Kami juga berharap masyarakat dan awak media untuk sama-sama mengawasi proyek pembangunan yang ada sehingga bisa dilakukan sesuai dengan harapan,†tuturnya.
Sebelumnya, diberitakan pembangunan Jalan Syech Umar mendapat sorotan. Pasalnya proyek dengan nilai Rp3,1 miliar itu di beberapa titik ditemukan keretekan yang cukup mengkhawatirkan. Bahkan keretakan jalan sampai ke dasar jalan.
Semenisasi dengan tebal 15 centimeter lebih tersebut dibangun oleh CV Rizky Jafar namun kondisinya sudah patah. Sedangkan dibagian sambungan semenisasi terlihat renggang memanjang hingga di ujung dikhawatirkan proyek jalan tersebut tidak tahan lama.
Keretakan badan jalan itu terlihat dari depan Jalan Teduh hingga depan gudang kayu di Jalan Syech Umar. Renggangnya proyek tersebut terlihat dari kejauhan sebab renggangnya sangat lebar.
Berdasarkan info di LPSE, jalan itu dikerjakan CV Rizky Jafar dengan nilai anggaran lebih kurang Rp3,1 miliar.(hsb)
CV Rizky Jafar menjadi pemenang lelang di LPSE. Setidaknya ada 71 perusahaan yang ikut lelang terbuka untuk mengerjakan Jalan tersebut. CV Rizky Jafar berada di peringkat empat. Ada tiga perusahaan lainnya yang menawarkan pengejaran dengan harga lebih rendah. Namun CV Rizky Jafar tetap memenangkan lelang tersebut.(hsb)
Seorang JCH Kuansing meninggal dunia usai alami serangan jantung saat pelepasan. Jenazah dimakamkan di kampung…
Pengakuan satpam PUPR Riau di sidang Tipikor ungkap pengantaran uang Rp300 juta terkait dugaan pemerasan…
Vonis ringan kasus penggelapan Rp7,1 miliar di Inhil tuai sorotan. Kejari siap banding, korban kecewa…
Sebanyak 45 jemaah haji Riau yang sempat tertunda kini telah diberangkatkan ke Tanah Suci dengan…
Wako Pekanbaru jemput dukungan pusat untuk percepat waste station dan penataan TPA, dorong sistem pengelolaan…
Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi Timur tewaskan 15 orang. Korban terjebak hingga…