SENAPELAN (RIAUPOS.CO) — Fraksi Partai Gerindra DPRD Pekanbaru membuat terobosan baru. Terobosan yang bakal di-launching partai besutan Prabowo Subianto ini, segera membuat Rumah UMKM Gerindra di Jalan Arifin Ahmad, Pekanbaru.
Di Rumah UMKM Gerindra ini nantinya, warga Pekanbaru yang usahanya terdampak Covid-19, bisa menjajakan dagangannya di gerai yang sudah disiapkan.
"Program ini sudah kami sampaikan saat reses di beberapa titik di Kecamatan Senapelan kemarin. Terakhir saat reses Ahad pagi (29/11) di Jalan Mawar, RW 02 Kelurahan Padang Terubuk, Kecamatan, Senapelan. Reses ini tetap menerapkan protokol kesehatan," kata Ginda Burnama, melalui rilisnya.
Bagaimana sistemnya? "Nanti disubsidi oleh Fraksi Gerindra untuk 3 bulan atau 6 bulan pertama. Jadi warga tak perlu membayar. Kita bantu stan, listrik dan lainnya. Tinggal berjualan di sana. Ini berlaku untuk semua warga Kota Pekanbaru," tambahnya.
Fraksi Partai Gerindra DPRD Pekanbaru sengaja merancang terobosan ini, untuk meringankan beban masyarakat yang kini berjuang agar ekonominya pulih, karena dihantam Covid-19. Dengan bisa membuka usaha di Rumah UMKM tersebut, diharapkan bisa membantu usaha masyarakat, bisa lebih menggeliat lagi.
Keluhan Warga
Dalam kegiatan reses tersebut, warga menyampaikan beberapa keluhan. Mulai dari masalah banjir, rawan aksi jambret, tumpukan sampah, hingga persoalan insentif RT dan RW.
Seperti yang disampaikan Ketua RT2/RW 3, Padang Terubuk, Kindi. Katanya, di Jalan Teratai dan Jalan Kenanga, kini rawan aksi jambret. Kondisi ini terjadi karena minimnya lampu jalan (PJU).
Menanggapi aspirasi ini, Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Ginda Burnama menjelaskan, bahwa dirinya akan berkoordinasi dengan OPD yang bertanggung jawab dengan PJU. "Insya Allah segera dipasang," sebutnya.
Terkait banjir, kata Ginda, masyarakat bisa menyampaikan titik banjir, sehingga ia bisa langsung berkoordinasi dengan Dinas PUPR, agar bisa diantisipasi.(yls)
Laporan: AGUSTIAR (Senapelan)
Jemaah haji asal Pekanbaru resmi diberangkatkan ke Arab Saudi. Kanwil Haji Riau ingatkan jemaah fokus…
Sebanyak 29 warga Belanda datang ke Desa Koto Kombu, Kuansing, untuk napak tilas sejarah keluarga…
Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…
Riezka Rahmatiana dorong ketahanan pangan di Riau lewat pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif bersama…
Rahmadani (13), bocah yang tenggelam di Sungai Kampar, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian intensif selama…
Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…