Maladi M Mustar, South OE/HES-Field PT CPI saat menjelaskan alat pelindungan diri(APD) yang dipakai pekerja wanita PT CPI dalam peluncuran hijab FRC (flame resistant clothing), Rabu (30-10/2019) di Hotel The Zuri Transmart Pekanbaru. foto:deslina/riaupos.co
“Hijab FRC ini merupakan upaya kami dalam menerapkan salah satu nilai perusahaan yaitu keberagaman dan inklusi (Diversity & Inclusion). Indonesia memiliki keunikan tersendiri dari segi keberagaman . Kami merangkul, mendengarkan masukan pegawai serta sangat menghargai ide yang diajukan pegawai kami,” kata Sonitha Poernomo Manager Corporate Communication PT CPI.
Tim PT CPI melakukan riset khusus untuk hijab FRC , jelasnya, dan kemudian mendesain serta memilih materi secara seksama guna memberikan keselamatan dan kenyamanan dalam penggunaannya. Produk ini sudah memenuhi standar nasional dan internasional.
Penerapan Hijab FRC ini adalah bukti kepedulian yang nyata dan PT CPI merupakan pelopor yang pertama menerapkan hal ini di industri migas Indonesia,†pungkas Sonitha.
Tipe hijab FRC ini bisa digunakan dengan dua cara, yaitu dimasukkan ke dalam pakaian dan juga bisa dikeluarkan namun tetap dengan memperhatikan faktor keselamatannya.
Sebanyak 1.608 PPPK Paruh Waktu di Rohul belum menerima gaji Januari 2026 karena masih dalam…
DPRD Kepulauan Meranti menegaskan penolakan rencana kenaikan tarif ferry yang dinilai sepihak dan belum melalui…
Pemko Pekanbaru mendorong penerapan sistem ducting atau jaringan bawah tanah setelah insiden tumbangnya tiang fiber…
MPP Inhil menambah layanan haji dan umrah. Masyarakat kini bisa mengurus keperluan ibadah secara mudah…
Polisi mengamankan 29 sepeda motor saat patroli balap liar di Simpang Garoga, Duri, guna menjaga…
Unri bersama Tanoto Foundation membangun sistem digital soft skills mahasiswa terintegrasi, terukur, dan menjadi bagian…