Categories: Nasional

Bupati Peragakan Cara Menyikat Gigi

SIAK (RIAUPOS.CO) — Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2019 di tingkat Kabupaten Siak yang  dilaksanakan sebagai wujud komitmen semua dalam menjamin pemenuhan hak anak atas hak hidup, tumbuh kembang dan berpartisipasi secara wajar, sesuai harkat dan martabat kemanusiaan. Serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

Pernyataan ini disampaikan Bupati Siak Alfedri MSi saat peringati Hari Anak Nasional tingkat Kabupaten Siak di Siak Bermadah Sriindrapura, Selasa (29/10).Turut hadir forkopimda, Asisten, sejumlah kepala OPD, Ketua PKK Siak dan tamu undangan lainnya.

Bupati Siak didampingi forkopimda memperagakan cara menyikat gigi yang benar dan turut serta berbaur dengan para anak-anak yang hadir.

Peringatan Hari Anak Nasional tingkat Kabupaten Siak yang mengusung tema kualitas keluarga penopang perlindungan anak.

Alfedri menyampaikan selain menjadi momentum refleksi dalam upaya pemenuhan hak dan perlindungan, juga menjadi wadah bagi anak dalam mengaktualisasikan dirinya dalam berbagai kegiatan positif.

Salah satunya seperti lomba yang diselenggarakan oleh Forum Anak Kabupaten Siak yang diikuti forum anak di 14 kecamatan dalam ajang pengumpulan data dan informasi.

Data dan informasi merupakan salah satu komponen penting dalam penyelenggaraan pembangunan yang menandakan adanya sebuah harapan dari keperluan yang mungkin tidak dapat mereka ungkapkan dengan kata-kata.

"Hal ini bila kita abaikan berpengaruh pada perkembangan intelektual anak," ungkapnya.

Untuk itu, Alfedri meminta diperlukan peran aktif dan sinergi bersama. Karena pemerintah tidak akan dapat bekerja sendiri tanpa adanya dukungan dari berbagai pihak seperti orang tua, masyarakat, sekolah, guru, lembaga, organisasi kemasyarakatan, profesi, serta dunia usaha dan media sangat penting dalam perkembangan intelektual anak.

"Melalui momentum  peringatan Hari Anak Nasional tingkat Kabupaten Siak ini dapat menggugah dan meningkatkan kepedulian setiap individu, baik itu orang tua, keluarga, masyarakat, dunia usaha,  media dan anak, serta jajaran pemerintah daerah tentang pentingnya peran, tugas dan kewajiban masing-masing dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak tanpa mengesampingkan norma-norma adat dan budaya Melayu yang agamis," harapnya.(adv)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Keluhan Warga Meningkat, Wabup Rohul Minta PLN Benahi Pasokan Listrik

Wabup Rohul meninjau UPTD PAB Ujungbatu dan meminta PLN segera menstabilkan pasokan listrik demi layanan…

5 menit ago

3.000 Peserta dan 12 Mobil Hias Semarakkan Pawai Waisak di Pekanbaru

Pawai Waisak di Pekanbaru berlangsung meriah dengan 3.000 peserta dan 12 mobil hias meski sempat…

3 jam ago

Kasus Sadis Sopir Truk Minyakita di Pekanbaru Terungkap, Rekan Kerja Jadi Otak Pelaku

Polisi mengungkap kasus pembunuhan sopir truk Minyakita di Pekanbaru. Rekan kerja korban diduga menjadi otak…

3 jam ago

Jalan Pasar Modern Telukkuantan Mulai Diperbaiki, Warga Sambut Gerak Cepat PUPR

PUPR Kuansing mulai memperbaiki Jalan Pasar Modern Telukkuantan yang rusak dan berlubang menjelang Iduladha.

1 hari ago

Sempat Dirawat Hampir Sebulan, JCH Asal Pekanbaru Wafat di Batam Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.

3 hari ago

Kecelakaan Maut di Tol Permai, Dua Meninggal dan Enam Luka Berat

Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.

3 hari ago