Categories: Pekanbaru

Sejumlah Alasan Diberikan

Operasi Zebra Muara Takus 2019 memasuki hari kedelapan. Sejumlah pengendara terjaring razia karena tidak melengkapi surat-surat kenderaan dan kesalahan lainnya. Berbagai alasan disampaikan para pengendara dengan harapan bisa lolos dari penilangan.

 

Laporan MUSLIM NURDIN,

 

KOTA (RIAUPOS.CO) — "STNK saya ada, tapi tak saya bawa. Tadi buru-buru ke sekolah karena sudah telat. Sementara SIM saya sedang dalam pembuatan dan sebentar lagi siap".

Kalimat itu dilontarkan seorang siswa SMK Telkom Teddy Anderson Sianturi (17) saat terjaring razia di Jalan SM Amin, Selasa (29/10).

Ia mengaku, tidak mengetahui ada Operasi Zebra Muara Takus 2019 yang digelar Satlantas. Sejak operasi berlangsung, baru kali ini ia melihat razia.

"Pagi tadi pas saya pergi sekolah, di sini tak ada razia. Eh, pas pulang pula kena," akunyai polos.

Rizky, seorang mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim  (UIN Suska) Riau juga ikut terjaring razia. Ia mengaku dompet dan surat-surat kenderaanya tertinggal di rumah.

"Saya dari Rumbai, mau ke kampus untuk daftar ujian. Biasanya saya bawa dompet dan dimasukkan di dalam tas. Tapi hari ini (kemarin, red) terlupa pula," aku mahasiswa semester 11 itu.

Ia mengaku saat berkendara, dari jauh sudah melihat petugas di depannya. Namun ia tetap melanjutkan sepeda motornya karena merasa yakin surat-surat kendaraannya lengkap. "Pas dibuka tas, dompet lupa saya bawa. Padahal dalam dompet itu ada STNK dan SIM," jelasnya.

Atas kelalaiannya, pihak kepolisian melakukan penilaian dan Rizky harus membayar denda sembari menunggu surat-surat kendaraannya diantar  orang tuanya. "Tunggu ayah dulu mengantarkan surat-surat, nanti baru bayar dendanya,"  katanya lagi.

Rani, juga seorang mahasiswa UIN Suska Riau ikut terjaring Razia. Ia tidak bisa menunjukkan surat-surat kendaraannya. Rani mengaku buru-buru ingin menjenguk keluarganya yang sedang berada di RSUD Arifin Achmad.

"Saya dapat telepon  bahwa ada saudara sakit di RSUD Arifin Achmad. Makanya saya buru-buru. Rupanya dompet saya tak saya bawa. STNK dan SIM ada di dalamnya," katanya.

Seorang pengendara lain juga ikut terjaring razia. Padahal sebelumnya ia juga pernah terkena tilang di razia baru-baru ini, pengendera sepeda motor tersebut menggunakan asesoeris tidak standar. "Baru-baru kemarin saya razia. Ini dia kena lagi. Kemarin sudah saya ingatkan jangan pakai lampu yang tidak standar, karena tidak boleh," kata salah seorang petugas polisi saat bicara dengan pengendara sepeda motor tersebut.

Pantauan Riau Pos di lapangan,  selain sepeda motor kenderaan roda empat, bus serta truk-truk bertonase tinggi juga ditahan dan dilakukan penilangan oleh petugas. Kenderaan tersebut kebanyakan tidak memiliki KIR dan izin KIR sudah mati.

Kasat Lantas Polresta Pekanbaru melalui Kanit Laka Iptu Hendri Diamur mengatakan, di hari kedelapan Operasi Zebra 2019, mulai pukul 09.00-11.00 WIB pihaknya mengeluarkan sebanyak 65 surat tilang, jenis kesalahannya karena tidak bisa membuktikan surat-surat kenderaan dan jenis kesalahan lainnya.

"Operasi razia ini melibatkan TNI, Dishub dan Jasa Raharja,  sasaran kita bagi pengendara yang tidak melengkapi perlengkapan kendaraannya. Sampai pukul 11.00 WIB ini kita sudah mengeluarkan 65 surat tilang dari 75 surat tilang yang kita bawa," kata Iptu Hendri.

Katanya, razia ini bertujuan supaya pengendara tertib berlalu lintas agar keselamatan pengendara terjaga. "Untuk sepeda motor ada 8 unit kita amankan, sedangkan kenderaan roda 4 ada 1 unit, masing-masing tidak bisa menunjukkan surat-surat kendaraannya. Sedangkan yang lain kita lepaskan karena sudah membayar denda," jelasnya.

Selain roda dua dan roda empat kata kanit, bus dan truk betonase tinggi juga dilakukan penilangan, karena jalan SM Amin sudah tidak lagi jalur bus dan truk betonase tinggi. "Truk yang bandel, kita langsung tilang dan kita langsung berkoordinasi dengan pihak Dishub karena mereka (Dishub,red) yang mengurusi masalah KIR," tutupnya. (*4)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

SUV Premium Mitsubishi Destinator Makin Pintar dengan Mitsubishi Connect

Mitsubishi Destinator kini dilengkapi Mitsubishi Connect yang memungkinkan pemilik memantau dan mengendalikan kendaraan lewat smartphone…

2 jam ago

Rumah Sehat Fohow Resmi Dibuka di Pekanbaru, Hadirkan Terapi Meridian TCM

Rumah Sehat Fohow resmi dibuka di Pekanbaru dan menghadirkan terapi Meridian berbasis Traditional Chinese Medicine…

2 jam ago

Keren! Tim Mahasiswa PCR Wakili Asia Pasifik di AAKRUTI Global Texas

Empat mahasiswa PCR tergabung dalam Tim Darnakel menjadi satu-satunya wakil Indonesia dan Asia Pasifik di…

2 jam ago

Fordismari Kritik Penunjukan Pj Sekda Kampar, Ini Tuntutannya

Fordismari menggelar aksi di Kantor Bupati Kampar menolak penunjukan Ardi Mardiansyah sebagai Pj Sekda dan…

2 jam ago

Diduga Terlibat Narkoba, Kades Koto Tandun Ditangkap Polisi

Kepala Desa Koto Tandun diamankan polisi terkait dugaan kasus narkoba. Pemkab Rohul memastikan pelayanan pemerintahan…

2 jam ago

PSMTI Riau Perkenalkan Ketua Baru kepada FPK Riau

PSMTI Riau menggelar pertemuan dengan FPK Riau untuk memperkenalkan Lindawati sebagai ketua baru dan memperkuat…

3 jam ago