Categories: Pekanbaru

Drainase Tertutup Sulitkan Pasukan Kuning

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Mengantisipasi terjadinya penyumbatan pada saluran air di Jalan Tuanku Tambusai,Senin (29/7) pasukan kuning dari Dinas PUPR Kota Pekanbaru melakukan normalisasi terhadap seluruh saluran air di kawasan jalan protokol tersebut.

Pantauan Riau Pos, sejumlah alat kerja seperti cangkul, palu hingga penggaruk sampah digunakan untuk membersihkan tumpukan sampah dan sedimen tanah yang menyumbat di dalam saluran air.

Petugas pasukan kuning masuk ke dalam lubang saluran air guna mengangkat semua sampah yang menyangkut di dalam saluran air meksipun aroma bau yang tidak sedap menyeruak dari dalam saluran air tersebut.

Bahkan genangan lumpur bercampur sampah yang dibarengi dengan air berwarna hitam keluar dari dalam saluran air setelah pasukan kuning mengangkatnya keluar dan memasukkan ke dalam mobil penampungan sampah yang dibawa.

Syaiful, mandor dari Dinas PUPR Kota Pekanbaru mengatakan, proses pembersihan parit yang ada di Jalan Tuanku Tambusai ini dilakukan guna mengantisipasi terjadinya tumpukan sampah yang dapat menyumbat saluran air di dalam drainase sehingga saat hujan mengguyur Kota Pekanbaru, ruas jalan protokol tergenang lantaran sampah yang menyumbat saluran air.

”Fokus kita hari ini membersihkan semua sampah dan juga lumpur yang menyumbat saluran air di Jalan Tuanku Tambusai,”katanya.

Sementara itu, untuk kendala yang dihadapi oleh timnya di lapangan, yaitu banyaknya saluran air yang dilakukan penutupan menggunakan beton sehingga mau tidak mau timnya harus melakukan pembongkaran saluran air agar bisa melakukan pembersihan drainase.

”Kendala yang kita hadapi di lapangan ini banyaknya tumpukan sampah dan juga saluran air yang dibeton, makanya kita bawa mesin penghancur beton agar saluran air bisa dibuka,” katanya.

Sementara itu, salah seorang warga Lutfi mengaku senang dengan pembersihan yang dilakukan oleh para pasukan kuning dari Dinas PUPR ini, karena sudah seharusnya saluran air di jalan protokol dilakukan perawatan sehingga aliran air tidak tersumbat.

”Seharusnya bukan cuma pembersihan saja, tapi dipastikan saluran satu dengan lainnya benar-benar terhubung atau tidak, karena kita tidak tahu kondisi di dalam saluran air kalau hujan mengguyur Kota Pekanbaru,”harapnya.(ayi)

Redaksi

Recent Posts

Meriah! Festival Perang Air Selatpanjang Digelar 17–22 Februari, Resmi Masuk KEN 2026

Festival Perang Air Meranti kembali digelar 17–22 Februari 2026. Tradisi budaya ini resmi masuk Karisma…

8 jam ago

Pria 46 Tahun di Inhu Diamankan Polisi, Diduga Cabuli Anak Tiri yang Masih Balita

Polisi Inhu mengamankan pria 46 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap anak tiri berusia…

11 jam ago

Pustu Tak Layak, Warga Desa Patah Parang Terpaksa Melahirkan di Kantor Desa

Bangunan Pustu rusak parah membuat warga Desa Patah Parang terpaksa melahirkan di kantor desa. Perbaikan…

11 jam ago

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

1 hari ago

Pastikan UMK 2026 Dipatuhi, Pemko Pekanbaru Sidak Hotel dan Rumah Sakit

Disnaker Pekanbaru memperketat pengawasan UMK 2026 dengan menyidak hotel dan rumah sakit untuk memastikan gaji…

2 hari ago

Jelang Riau Pos Fun Bike 2026, Peserta Perorangan Tunjukkan Antusiasme Tinggi

Menjelang Riau Pos Fun Bike 2026, antusiasme peserta perorangan terus meningkat. Iven gowes massal ini…

2 hari ago