Categories: Pekanbaru

Asri Auzar Berang saat Tinjau Proyek Turap

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) —  Wakil Ketua DPRD Riau Asri Auzar bersama Komisi IV meninjau proyek pembangunan turap dan Masjid Raya Provinsi, Kamis (28/11). Proyek dengan nilai Rp104 miliar itu berlokasi di Jalan Siak II, Kelurahan Sri Palas, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, Kamis (28/11).

Saat itu Asri mendapati kondisi pembangunan turap di samping masjid rapuh. Bahkan di beberapa sisi ada turap yang hampir roboh. Padahal lokasinya berdekatan dengan rumah warga sekitar. Tidak hanya sampai di situ, Ketua DPD Demokrat Riau itu juga melihat kejanggalan pada bentuk fisik turap yang dibangun. Kondisi itu yang membuat politisi Demokrat itu berang.

"Turap ini bisa lihat dibangun acak-acakan. Tidak memenuhi standar bangunan. Sebelah sini hampir roboh, sebelah sini kayak cacing. Seperti ular dua-duanya. Berapa banyak uang APBD habis di sini? Ini hasilnya," ujar Asri diawal peninjauan.

Kemarahannya semakin menjadi-jadi ketika mendapati aset pemprov berupa sheet pile yang ada di sana dipakai pekerja proyek. Padahal dulunya sheet pile tersebut dianggarkan menggunakan APBD dengan nilai kurang lebih Rp50 miliar. Seharusnya aset pemprov itu tidak boleh dipakai untuk proyek.

"Ini aset milik daerah yang dulu kami anggarkan di DPRD sekitar Rp50 miliar untuk turap sungai. Tiba-tiba tanpa ada pembicaraan hitam di atas putih, dipakai oleh proyek ini. Ini namanya pencurian aset, akan saya tindaklanjuti sampai ke aparat hukum dan dilaporkan ke gubernur,"tegasnya.

Ia kemudian membantah alasan Kabid Tata Bangunan Dinas PUPR Riau Zulkifli Herman yang saat itu juga ada di lokasi. Di mana saat itu Zulkifli beralasan tanah pada turap yang dibangun lunak. Ditambah beban beton berat dan hujan yang turun beberapa hari ini. Menurut Asri, alasan itu sangat tidak logis. Karena dalam pembangunan harusnya ada perhitungan.

 Kabid Tata Bangunan Dinas PUPR  Riau Zulkifli Rachman berdalih turap beton yang berantakan tersebut dikarenakan kondisi tanah sekitar yang tidak stabil.

"Yang jelas, turap beton yang terlihat berantakan itu karena kondisi tanah yang tidak stabil. Sebab, saat dipasang dulu itu lurus-ada

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

DPRD Pekanbaru Ingatkan Pelaku Usaha Jangan Tutup Drainase

DPRD Pekanbaru mengingatkan pelaku usaha agar tidak menutup drainase. Penyempitan saluran air dinilai berpotensi memicu…

3 jam ago

Tabrak Lari di Pekanbaru, Pekerja Marka Jalan Meninggal Dunia

Pekerja marka jalan di Pekanbaru tewas ditabrak mobil yang kabur dini hari. Polisi memburu pelaku,…

5 jam ago

Warga Meranti Tolak Kenaikan Tarif Kapal yang Dinilai Memberatkan

Rencana kenaikan tarif kapal di Kepulauan Meranti menuai penolakan warga. Tarif naik lebih 20 persen…

5 jam ago

Penuh Tawa dan Energi, Roadshow Kopi Good Day Hibur Siswa SMKN 4 Pekanbaru

Roadshow Kopi Good Day Goes to School hadir di SMKN 4 Pekanbaru, menghadirkan hiburan, kreativitas,…

1 hari ago

PKL Jualan Lewat Jam 01.00 WIB di Rohul Siap-siap Ditertibkan

Satpol PP Rohul mengingatkan PKL agar tidak berjualan melewati pukul 01.00 WIB. Pelanggar jam operasional…

1 hari ago

Pencurian Sawit dan Narkoba Dominasi Perkara di PN Bangkinang

Kasus pencurian sawit dan narkoba mendominasi perkara di PN Bangkinang. Dari 3.532 perkara masuk, sebagian…

1 hari ago