Categories: Pekanbaru

Penikam Rekan Kerja Toserba Ditetapkan Tersangka

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Akhirnya Satreskrim Polresta Pekanbaru menetapkan ES (18) terduga pelaku penikaman terhadap lima rekan kerjanya di Toserba Era 58 sebagai tersangka. Perbuatan terduga pelaku yang menewaskan satu rekannya itu akan segera diminta pertanggungjawabannya.

Hal ini disampaikan Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Andrie Setiawan ketika dikonfirmasi terkait perkembangan kasus ini, kemarin. Namun Kompol Andrie masih enggan membuka tabir misteri kasus ini lebih lanjut.

"Yang jelas pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka," kata Kompol Andrie Setiawan singkat ketika dikonfirmasi wartawan, kemarin.

Kompol Andrie juga belum membeberkan motif tersangka, sehingga melakukan penikaman membabi buta terhadap lima rekan kerjanya dengan pisau dapur pada Ahad (24/7) dini hari lalu itu.

Untuk menggali informasi ini, wartawan mencoba mencari tahu para korban yang disebutkan sudah pulang dari rumah sakit setelah mendapatkan perawatan. Namun sangat sedikit sekali informasi yang didapat dari warga yang berada di sekitar toserba.

Sejumlah pedagang yang berada di sekitar toserba empat pintu dan berlantai tiga tersebut juga sudah enggan memberikan informasi baru terkait kejadian. Wartawan sempat mendapatkan nomor ponsel salah seorang korban penikaman berinisial JST.

Namun nomor yang diberikan salah seorang pedagang tersebut tidak aktif. Pesan WhatsApp yang dikirim ke nomor ponsel

tersebut juga hanya centang satu alias tidak aktif. Pemberi nomor yang tidak mau disebutkan namanya itu memastikan nomor itu benar nomor JST.

"Sebelum kejadian, sekitar jam-jam 9-an malam (21.00 WIB Sabtu, 23 Juli 2022, red), masih ada kontak-kontak. Masih balas WA (WhatsApp, red)," kata si pemberi nomor kepada wartawan.

Sejauh ini, informasi yang berhasil dihimpun wartawan, selain JST, korban lainnya adalah LS (20) yang meninggal dunia, LP (20), IS (26), dan  SS (23). Tidak banyak pedagang sekitar yang mengetahui kontak maupun alamat para korban ini.

"Mereka kebanyakan pekerja baru di sini," imbuh pemberi nomor JST kepada wartawan ketika ditanya mengapa para korban dan pelaku tidak dikenal dekat degan warga atau pedagang sekitar lokasi.(end)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Tabebuya Bermekaran, Wajah Kota Pekanbaru Berubah Jadi Lebih Indah

Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…

7 jam ago

Kalam Kudus Menang di Dua Laga, Putra-Putri Melaju ke Final HSBL Selatpanjang

Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…

7 jam ago

Mengarak Tabak hingga Makan Beradat, Tradisi Melayu Batang Peranap Kembali Digelar

Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…

1 hari ago

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

1 hari ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

1 hari ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

1 hari ago