Categories: Pekanbaru

Wako Beri Izin Zona Kuning dan Hijau

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Wali Kota Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT menginstruksikan untuk tahap awal  belajar tatap muka di tahun ajaran baru 2021/2022 hanya dilakukan di sekolah yang masuk wilayah zona kuning dan hijau. Ini dilakukan untuk menekan angka penyebaran Covid-19.

"Sekolah yang berada di kawasan atau zona merah dan zona oranye Covid-19, tidak boleh (belajar tatap muka, red)," tegas Wako, Senin (28/6).

Dijelaskan Wako, Pemerintah Kota Pekanbaru memang memiliki rencana menggelar proses belajar tatap muka pada tahun ajaran baru ini.  Namun peserta didik yang belajar di sekolah akan dibatasi. Mereka yang belajar di dalam kelas hanya 25 persen dari kapasitas.

Lanjutnya, meskipun telah diizinkan untuk menggelar belajar tatap muka terbatas, namun sekolah harus tetap mengikuti kebijakan yang ada. Salah satunya, guru yang mengajar harus sudah melakukan suntik vaksin Covid-19.

Namun Wako katakan, hal itu belum bisa menjamin para peserta didik  tidak tertular Covid-19. Sehingga Wako menegaskan sekolah di zona merah dan zona oranye tidak bisa menggelar belajar tatap muka.

Ia menyebut bahwa proses belajar tatap muka di sekolah ditetapkan oleh kebijakan kepala daerah. Walau Menteri Pendidikan RI beberapa waktu lalu memberi lampu hijau pembelajaran tatap muka pada tahun ajaran baru tahun 2021.

Gubernur Riau Syamsuar juga telah mengingatkan agar wali kota atau bupati tidak menggelar belajar tatap muka di masa pandemi Covid-19. Kebijakan ini menjadi satu pertimbangan pemerintah kota sebelum menggelar belajar tatap muka pada tahun ajaran baru pada Juli 2021 nanti.

"Jadi kebijakan tatap muka tetap ditetapkan oleh kepala daerah, sebab kepala daerah yang tahu situasi kondisi," katanya.

Tunggu Persetujuan Satgas dan Forkopimda

Dalam pada itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru Ismardi Ilyas, Senin (28/6) mengatakan, Kementerian dan Pendidikan Kebudayaan (Kemendikbud) RI telah mengeluarkan edaran untuk dimulainya belajar tatap muka mulai tahun ajaran baru tahun 2021 saat pandemi Covid-19.

Maka pembahasan dilakukan jelang tahun ajaran baru yang bakal berlangsung pada pertengahan Juli 2021 mendatang. "Kami akan rapat dulu dengan Forkopimda dan tim satgas," katanya.

Menurut dia, hasil pertemuan tersebut bakal dibahas bersama Wali Kota (Wako) Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT yang juga selaku Ketua Satgas Covid-19 Pekanbaru.

Ia menyebut hasil rapat bersama Wali Kota Pekanbaru nantinya bakal jadi keputusan penerapan belajar tatap muka saat tahun ajaran baru.

"Kalau memang nanti keputusannya belajar tatap muka digelar, ya kami gelar. Ada mekanisme yang dibuat saat pembelajaran berlangsung," terangnya.

Ismardi menjelaskan, bahwa kewenangan menetapkan belajar tatap muka diserahkan ke bupati atau wali kota, hal ini jadi poin dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri.

SKB ini ditandatangani oleh Menteri Pendidikan Kebudayan, Menteri Agama, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Kesehatan. SKB ini terkait tahun ajaran baru 2021 hingga 2022 yang jatuh pada Juli ini.

"Maka kami akan tunggu hasil rapat seperti apa. Kemudian mekanisme nya seperti apa kalau dibolehkan," tutupnya.(ayi/ali/yls)

Laporan PRAPTI DWI LESTARI dan M ALI NURMAN, Kota

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

PETI di Kampar Kiri Digerebek, Satu Operator Ekskavato Diamankan Polisi

Polisi membongkar aktivitas PETI di Kampar Kiri Hulu dan mengamankan operator ekskavator. Sejumlah peralatan tambang…

3 jam ago

Warga Rambah Sempat Krisis Air Bersih, Ternyata Kabel Pompa Dicuri

Warga Rambah sempat kesulitan air bersih setelah kabel pompa distribusi di Desa Pawan dicuri. Aliran…

3 jam ago

Dosen Unilak Bekali Siswa SMKN 1 Kandis Jurus Branding Digital dan Hitung Harga Jual

Dosen Unilak membekali siswa SMKN 1 Kandis dengan kemampuan digital branding dan menghitung HPP untuk…

24 jam ago

Air Sungai Singingi Kembali Keruh, PETI Diduga Jadi Penyebab

Air Sungai Singingi kembali keruh setelah PETI diduga beraksi. Warga meminta aparat meningkatkan razia demi…

24 jam ago

Tempuh 192 Km Selama 22 Jam, Goweser Paliko Siap Meriahkan Gowes Merdeka 2026

Tempuh 192 km selama 22 jam, tiga Goweser Paliko dari Payakumbuh dan Limapuluh Kota hadir…

1 hari ago

Gowes Merdeka 2026 Dimulai, 1.500 Peserta Taklukkan Rute 17 Km di Pekanbaru

Sebanyak 1.500 peserta meramaikan Gowes Merdeka 2026 di Pekanbaru dengan menempuh rute 17 kilometer hingga…

1 hari ago