Categories: Pekanbaru

Dibangunkan Rumah Layak Huni, Warga Ucapkan Terima Kasih

Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) dari Mabes TNI AD Mayjen TNI Robertus Legowo WR Jatmiko melakukan kunjungan kerja pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-120 di Kota Pekanbaru pada Selasa (28/5) siang.

Laporan HENDRAWAN KARIMAN, Rumbai

RUMBAI (RIAUPOS.CO)- Lokasi yang dituju adalah lokasi pembangunan rumah layak huni di Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru. Di ujung acara, tiba-tiba saja seorang pria meraih mic dari panitia. Padahal baru saja sesi foto-foto merupakan agenda terakhir usai.

Saat itu Mayjen Legowo, Dandim 0301/Pekanbaru Kolonel Inf Sri Marantika Beruh, Pj Wali Kota Risnandar Mahiwa, sejumlah perwira TNI, Polri dan Pejabat Pemko Pekanbaru, masih berdiri dan bersiap meninggal lokasi.

”Terima kasih kepada Mayjen TNI Legowo atas pembangunan rumah layak huni, perbaikan drainase dan semenisasi. Kami atas nama warga sangat berterima kasih sekali karena telah mendapatkan bantuan pembangunan ini. Semoga Bapak dan anggota TNI di TMMD selalu diberi kesehatan. Dan bantuan ini menjadi amal jariah,” kata pria berpeci dan berbadan tegap tersebut.

Mendengarkan itu, Jenderal bintang dua yang pernah menjabat Dandim, Danrem, Gubernur Akmil hingga Pangdam itu hanya tersenyum. Ternyata belakangan diketahui pria yang meraih mic dan berbicara itu adalah Ketua RT setempat yang bernama Ajri. Kemudian, tidak kalah sigap, Mayjen Legowo juga meraih mik. Dirinya langsung menanggapi elu-eluan Pak RT tersebut. Perwira Tinggi TNI AD itu seakan enggan kalau rasa terima kasih itu diarahkan padanya.

”Pak, berterima kasihlah kepada Bapak Camat, Pak Wali Kota dan Pemerintah Daerah. Kami hanya perpanjangan tangan, membantu pemerintah mensejahterakan masyarakat lewat TMMD ini,” kata dia berbicara di tengah terik matahari kawasan pesisir Sungai Siak yang panas saat itu.

Dahinya terlihat berkeringat. Jebolan Akmil 1988 ini juga mengajak warga yang memenuhi
lokasi acara siang itu untuk terus berdoa dan bekerja keras. Hal itu menurutnya agar semakin banyak pembangunan yang didapat di perkampungan mereka.

”Berdoa, salat lima waktu dan tahajud. Supaya pemerintah rezekinya meningkat terus hingga makin banyak pembangunan di sini, makin sejahtera kehidupannya,” imbuhnya.

Elu-eluan warga itu tidak mengherankan Mayjen Legowo. Pasalnya progres sasaran fisik TMMD ke-120 Kodim 0301/Pekanbaru sangat bagus. Pengerjaannya juga tepat sasaran dan memuaskan.

”Ini bukan bagus saja, ini saya pikir luar biasa. Saya berterima kasih kepada Dansatgas, para prajurit serta masyarakat atas kemanunggalan TNI bersama rakyat ini,” kata dia.

Kendati begitu, Wasev tetap mengingatkan kepada para prajurit Satgas TMMD ke-120 untuk menjaga nama baik TNI. Dirinya mengingatkan agar setelah pelaksanaan TMMD selesai, tidak boleh ada prajurit yang meninggalkan masalah. Walaupun itu hanya persoalan hutang kopi yang tidak dibayar di kedai warga.

Secara khusus kepada Dandim sekaligus Dansatgas TMMD, Wasev meminta agar pelaksanaan TMMD ke-120 ini agar output-nya maksimal. Tidak lupa dia berpesan agar seluruh sasaran tercapai dan siap tepat waktu.

Sementara itu Dansatgas TMMD ke-120 Kolonel Inf Sri Marantika Beruh memaparkan, Kelurahan Meranti Pandak dipilih karena sering tergenang banjir. Selain itu akses jalan, rumah dan drainase dalam kondisi memprihatinkan.

”Untuk sasaran fisik kami membangun 55 unit rumah layak huni, perbaikan drainase, semenisasi jalan hingga rehab musola. Kami juga melaksanakan sasaran non fisik, salah satunya sumur bor, pengentasan stunting hingga berbagai penyuluhan sosial. Kami juga melaksanakan beberapa penghijauan,” sebut Dansatgas.

Dalam pelaksanaannya Satgas diperkuat 110 personel TNI AD dan beberapa satuan. Setiap pelaksanaan juga disokong setidaknya 30 masyarakat sebagai bentuk kemanunggalan TNI dan Rakyat.

Pada kesempatan yang sama, Pj WaliKota Pekanbaru Risnandar mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan TMMD di Meranti Pandak. Program tersebut menurutnya sangat membantu pemerintah. Hingga dirinya berharapkan masyarakat memberikan dukungan penuh pada pelaksanaannya.

”Siapaun yang mengerjakan dan bagimana prosesnya, pada akhirnya nanti yang merasakan dampaknya tetap masyarakat,” sebut Risnandar.***

Redaksi

Recent Posts

Polres Bengkalis Musnahkan 8,2 Kg Sabu dan 5.005 Pil Ekstasi

Polres Bengkalis memusnahkan 8,2 kg lebih sabu dan 5.005 pil ekstasi. Hingga Juli 2026, polisi…

8 jam ago

Harga TBS Sawit Riau Periode 29 Juli-4 Agustus 2026 Naik, Ini Besarannya

Harga TBS sawit mitra plasma Riau naik menjadi Rp3.985,26 per kg untuk periode 29 Juli-4…

8 jam ago

Kafe A Tak Berizin dan Sudah Tiga Kali Ditegur, Satpol PP Kuansing Siapkan Langkah Tegas

Razia pekat di Kuansing mengamankan dua LC dan minuman alkohol. Kafe A yang tak berizin…

9 jam ago

Polisi Temukan 8 Paket Sabu, Residivis Narkoba Kabur dengan Tangan Terborgol

Pria di Siak yang kedapatan membawa 8 paket sabu kabur ke semak dan kebun sawit…

9 jam ago

Waspada DBD! Kasus di Kuansing Melonjak, 100 Warga Terserang pada Mei

Sebanyak 251 kasus DBD tercatat di Kuansing dalam enam bulan 2026. Warga diminta waspada dan…

10 jam ago

Riau Pos-HSBL 2026 Series Dumai Dimulai, 12 Tim Pelajar Berebut Jadi yang Terbaik

Riau Pos-HSBL 2026 memasuki series Dumai pada 29 Juli-1 Agustus. Sebanyak 12 tim putra dan…

11 jam ago