Categories: Pekanbaru

Tol Pekanbaru-Bangkinang Terkendala Kawasan Hutan

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang sepanjang 40 kilometer (km) menemui kendala. Dari total panjang jalan bebas hambatan tersebut, ada sepanjang 10 km yang belum sama sekali dilakukan pengerjaan kontruksi.

Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setdaprov Riau Aryadi mengatakan, dari total panjang 10 km yang belum dilakukan pengerjaan konstruksi tersebut, 6,5 km saat ini sedang proses ganti rugi lahan dan 3,5 km-nya berada di kawasan hutan sehinggga diperlukan izin khusus dari kementerian terkait.

"Kami saat ini masih menunggu informasi pembebasan lahan kawasan hutan jalan tol Pekanbaru-Bangkinang sepanjang 3,5 km tepatnya di daerah Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar. Saat ini sedang diurus izinnya," kata Aryadi.
Lebih lanjut dikatakannya, pengajuan pembebasan lahan di kawasan hutan diajukan oleh pihak Hutama Karya (HK) selaku kontrakto bersama Dinas LHK Riau dan PUPR ke Kementrian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, untuk bisa membebaskan lahan kawasan hutan yang terkena pembangunan jalan tol Pekanbaru-Bangkinang.

"Pihak HK sudah bersurat ke Kemen LHK untuk izin pelepasan lahan kawasan ini. Dan ini sudah dibahas di PUPR," sebutnya.

Dijelasjan Aryadi, selain izin kawasan hutan, lahan yang belum dibebaskan milik masyarakat juga masih ada yang harus dibebaskan. Dan lahan yang akan masyarakat yang akan dibebaskan 6,5 km, dari pertemuan dengan masyarakat sudah sepakat untuk dilakukan proses ganti rugi lahan, sesuai kesepakatan yang telah ditetapkan.
"Untuk sisa kawasan yang belum dibebaskan itu ada 10 km lagi,  yang belum ada proses kerja kontruksinya 6,5 km milik masyarakat dalam proses musyawarah ganti rugi, dan bisa diganti rugi bersama masyarakat. Dan satu lagi yang tadi izin kawasan 3,5 km, jadi total ada 10 km lagi yang belum dikerjakan," ujarnya.

Dijelaskan Aryadi, saat untuk konstruksi yang sudah dikerjakan sekitar 30 km. Namun yang sudah fungsional atau bisa dilalui dengan lancar baru sepanjang 22 km, sedangkan sisanya masih dalam proses pengerjaan.

"Yang betul-betul selesai dan bisa beroperasi itu sekitar 22 km, sisanya dalam proses penyelesaian. Dari pihak HK mengatakan tahun ini bisa dioperasionalkan," sebutnya.(kom)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

21 jam ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

21 jam ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

1 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

1 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

1 hari ago

Persidangan Korupsi Kuansing Ungkap Mantan Kabag Umum Punya Rekening Rp2,9 Miliar

Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…

2 hari ago