perlu-anggaran-besar-atasi-banjir-di-pekanbaru
(RIAUPOS.CO) – Banjir di permukiman warga dan genangan air di ruas badan jalan masih menjadi masalah yang belum terselesaikan hingga saat ini di Kota Pekanbaru. Tak hanya perlu perhatian serius dari pemerintah, tapi juga perlu anggaran besar untuk bisa menyelesaikan persoalan ini.
"Sudah lama menjadi perhatian kami, dan ini memerlukan keseriusan, baik anggaran maupun perhatian untuk menanggulangi," ujar Ketua Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru Sigit Yuwono, Senin (27/9).
Ia mengungkapkan, saat ini Pemko Pekanbaru telah memiliki masterplan penanganan banjir. Namun, pemko diminta untuk menyiapkan anggaran supaya masterplan itu terealisasi di lapangan.
Menurutnya, selain penanganan banjir yang tidak maksimal, anggaran yang diposkan juga tak sesuai dengan titik banjir yang ada.
Ia mengungkapkan, untuk anggaran 2021 ini saja, data yang diperoleh dari Dinas PUPR Pekanbaru tercatat ada sekitar 113 titik banjir dan 375 masalah atau penyebab banjir. Dan anggaran yang disiapkan hanya Rp13 miliar. Nilai ini jelas tidak akan cukup.
"Jumlahnya (Rp13 miliar, red) tidak sepadan dengan masalah yang harus diselesaikan. Penanganannya harus serius, tidak bisa setengah-setengah," paparnya.
Dijabarkan politisi Demokrat ini, untuk menuntaskan semua titik banjir di Kota Pekanbaru, tidak bisa instan. Perlu waktu yang lama temasuk didukung dengan penegakan aturan yang tegas tanpa pandang bulu.
"10 tahun pun belum tentu bisa. Jumlah anggarannya bisa sangat fantastis. Bisa sampai Rp180 miliar harus disiapkan untuk itu," ujarnya.(yls)
Laporan AGUSTIAR, Pekanbaru
Warga Penyengat, Siak, menanam 5.000 mangrove secara swadaya untuk melindungi pesisir dari abrasi dan menjaga…
Tsabita Salsabila, 19 tahun, dilaporkan hilang di Pekanbaru. Ponselnya terakhir terdeteksi di Jalan Swakarya setelah…
Gempa M7,7 mengguncang NTT dan menewaskan 20 orang. Enam warga luka-luka dan dua lainnya masih…
Kendaraan konsumen terbakar di SPBU Bandar Petalangan, Pelalawan. Pertamina menghentikan operasional sementara dan masih menyelidiki…
SMAN 1 Bangkinang kembali juara HSBL 2026 Seri Bangkinang usai menaklukkan SMAN Plus Riau dengan…
Tiga kebakaran lahan terjadi di Kampar hingga Sabtu sore. Petugas gabungan masih menangani lahan gambut…