Categories: Pekanbaru

Belum Ada Perbaikan, Jalan Delima Makin Rusak dan Tergenang

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Berlubang, bergelombang dan tergenang. Begitulah kondisi Jalan Delima, Kelurahan Tobek Godang Kecamatan Bina Widya saat ini.

Hampir sepanjang ruas jalan diselimuti dengan lubang serta genangan air yang tak kunjung mengalir ke sejumlah drainase yang ada di sekitar kawasan itu.

Bahkan, warga sekitar sengaja meletakan kursi hingga meja di tengah badan jalan yang berlubang, guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu-lintas di jalan alternatif tersebut.

Pantauan  Riau Pos, Senin (27/9) sejumlah drainase di Jalan Delima tampak tak berfungsi mengaliri air yang menggenang di badan jalan. Hal tersebut dikarenakan banyaknya sampah hingga tanah di dalam drainase dan tidak terkoneksinya antara drinase satu dengan yang lainnya.

Yanuar salah seorang pedagang bakso keliling di Jalan Delima mengaku, kondisi jalan rusak dan tergenang tersebut sudah terjadi selama kurang lebih lima tahun.

Hal ini dikarenakan tidak adanya drainase yang mampu menampung genangan air hujan yang menggenang di badan jalan. Bahkan, air yang menggenang kerap menjadi masalah tambahan bagi warga karena pengendara yang melintas kerap terperosok ke dalam lubang.

"Kalau pengendara yang tidak tau ada lubang di sana, sudah pasti air yang tergenang itu mengarah ke tempat jualan kami. Makanya dikasih penghalang di tengah jalan, biar air yang tergenang itu tidak mengenai warga setempat," ucapnya.

Ia pun berharap, Pemerintah Kota Pekanbaru dapat segera melakukan perbaikan di sepanjang Jalan Delima, dan tidak menerapkan sistim tambal sulam, karena kerusakan yang sama akan kembali terjadi setelah aspal yang ditambal kembali terkelupas.

"Itu dulu pernah ditambal sulam tapi tak lama kemudian malah makin besar lubangnya. Kalau bisa diperbaiki total semuanya dari jalan sampai drinase," harapnya.

Tak hanya itu, pengendara roda dua yang melintas juga kerap mengeluhkan kerusakan yang terjadi pada badan Jalan Delima. Bukan hanya ruas jalan yang kian sempit akibat pesatnya pembangunan di kawasan tersebut, tapi lubang besar dan badan jalan yang bergelombang kerap membuat pengendara motor yang melintas terjatuh.(ayi)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Peringati Waisak, PSMTI Riau Kumpulkan Ratusan Kantong Darah untuk PMI

PSMTI Riau bersama PMI Pekanbaru menggelar donor darah dalam rangka Waisak 2570 BE. Ratusan peserta…

10 jam ago

Kloter Pertama Haji Riau Berangkat dari Jeddah 4 Juni, Jemaah Diminta Patuhi Aturan

Jemaah haji Riau mulai dipulangkan dari Jeddah pada 4 Juni. Kemenhaj mengingatkan larangan membawa air…

11 jam ago

Belasan Gajah Liar Masuk Kebun Warga di Rumbai, Tim Gabungan Bergerak Tengah Malam

Sekitar 12 gajah liar masuk ke perkebunan warga di Muara Fajar, Rumbai. Tim gabungan berhasil…

11 jam ago

Program CKG Belum Diminati, Baru Setengah Juta Warga Riau Periksa Kesehatan Gratis

Program Cek Kesehatan Gratis di Riau masih minim peminat. Hingga akhir Mei 2026, baru 8,54…

14 jam ago

Awas! Buaya “Beni” Kembali Muncul di Arena Pacu Jalur Tepian Lubuak Sobae Baserah

Kemunculan buaya "Beni" di arena Pacu Jalur Tepian Lubuak Sobae Baserah membuat warga diminta waspada…

14 jam ago

Rumah Bulat dan Dua Kontrakan di Marpoyan Damai Ludes Terbakar, Motor Ikut Hangus

Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…

1 hari ago