permintaan-sapi-kurban-mulai-meningkat
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Permintaan sapi untuk ibadah kurban terus meningkat jelang Hari Raya Iduladha 1443 Hijriah. Sapi kurban ini dijual dengan harga mulai dari Rp16,5 juta hingga Rp23 juta per ekor.
Salah seorang pedagang sapi di Jalan Hang Tuah bernama Ali mengatakan, permintaan sapi jelang Hari Raya Iduladha sangat tinggi. Namun dirinya tidak bisa memenuhi permintaan tersebut dikarenakan tidak memiliki kandang.
Selain itu juga tidak memungkinkan untuk menambah sapi karena semakin dekatnya waktu hari raya. Disebutkannya, jika memesan sapi terlebih dahulu harus dikarantina selama 14 hari, sementara Iduladha sebentar lagi.
"Mau ditambah tidak ada tempat. Untuk saat ini, sapi yang ada di sini berjumlah 170 ekor sapi yang berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT)," ujar Ali kepada Riau Pos, Senin (27/6).
Dijelaskannya, sebelum sapi masuk ke Pekanbaru, terlebih dahulu diurus perizinannya dan dikarantina. Juga dicek kesehatannya dan harus bebas dari penyakit. Baru kemudian sapi bisa masuk ke Pekanbaru atau Riau. Sehingga sapi yang masuk dipastikan aman dari penyakit.
"Jika dibandingkan dengan tahun lalu, permintaan tahun ini jauh lebih banyak. Harga juga naik dibandingkan dengan tahun sebelumnya," ungkapnya.
Lebih lanjut dikatakannya, pengecekan kesehatan telah dilakukan oleh berbagai pihak, mulai dari pihak kelurahan, kecamatan dan dinas kesehatan hewan dari Pemerintah Kota (Kota) Pekanbaru.
"Alhamdulillah sapi kami bebas dari penyakit seperti penyakit kuku dan mulut (PMK)," terangnya.(dof)
Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…
Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.