Categories: Pekanbaru

Petugas Jangan Main Mata

KOTA (RIAUPOS.CO) — Penertiban bando dan tiang reklame yang dilakukan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan juga penegak perda yakni Badan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) belakangan ini diharapkan dilakukan secara tegas dab tidak main mata. Petuga juga diimbau untuk tidak melakukan nego-nego dengan pemilik usahanya. Akan tetapi diharapkan untuk target menertibkan dan upaya peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) Pekanbaru yang saat ini belum bisa mencapai target.

Hal ini ditegaskan Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru H Fathullah SH, dan ia sangat mengapresiasi sikap Wali Kota Pekanbaru dalam instruksi menertibkan reklame bando ilegal berdiri tidak sesuai dengan aturan, dan juga JPO yang tak bertangga, serta tiang reklame ilegal di Kota Pekanbaru. 

"Karena ini sudah menjadi perintah, maka dalam penertiban yang dilakukan oleh OPD terkait, (Bapenda dan Satpol PP, red) jangan ada nego-nego lagi, tegas saja dalam penertibannya," tukas Fathullah kepada wartawan kemarin.

Ditegaskannya lagi, sejauh ini memang sudah dilakukan penertiban, dan sudah ada pula ditempel kertas segelnya, namun untuk pemotongan bagi yang melanggarnya belum juga dilakukan. "Padahal sudah jelas salahkan! Jangan hanya disegel, langsung saja diturunkan. Kita minta kepada Satpol PP untuk menertibkan secara rata. Tidak ada tebang pilih menertibkannya," tegas Fathullah.

Mengapa demikian, pemko tidak boleh tebang pilih dalam melakukan penertiban dan penegakan perda, karena dijelaskan Fathullah, nanti akan ada masalah lain jika penertiban ini ada tebang pilih. 

"Tentu ada pertanyaan, ada apa dengan yang tidak ditertibkan itu. Jadi kita minta semua reklame bando dan baliho dan sejenisnya yang liar terutama di jalan protokol harus ditertibkan. Tidak ada terkecualinya," pinta Fathullah.

Dasar dari penegasan ini, mengkritisi PAD Kota Pekanbaru yang belum bisa maksimal. Belum juga tercapai dari yang ditargetkan. "Terakhir hearing, dengan Bapenda, PAD yang terserap lebih kurang Rp500-an miliar. Jadi itu masih jauh dari target," ujarnya.(gus)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Tabebuya Bermekaran, Wajah Kota Pekanbaru Berubah Jadi Lebih Indah

Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…

3 hari ago

Kalam Kudus Menang di Dua Laga, Putra-Putri Melaju ke Final HSBL Selatpanjang

Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…

3 hari ago

Mengarak Tabak hingga Makan Beradat, Tradisi Melayu Batang Peranap Kembali Digelar

Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…

3 hari ago

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

4 hari ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

4 hari ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

4 hari ago