Salah satu nasabah Bank Mandiri Taspen saat mendapatkan pelayanan pemeriksaan kesehatan telinga sebelum pemasangan alat bantu dengar di Aula RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Sabtu (22/11/2025).
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Program Corporate Social Responsibility (CSR) alat bantu dengar yang digelar Bank Mandiri Taspen melalui kegiatan Mantap Mendengar mendapat sambutan sangat antusias dari para pensiunan. Acara yang berlangsung di Aula RSUD Arifin Achmad, Sabtu (22/11), berjalan lancar dan dihadiri ratusan peserta.
Program ini merupakan kerja sama Bank Mandiri Taspen dengan Allianz Life Indonesia serta Perhati-KL, di mana sebanyak 250 alat bantu dengar diberikan secara gratis kepada para pensiunan nasabah. Sebelum menerima alat bantu dengar, peserta menjalani pemeriksaan kesehatan dan tes pendengaran, kemudian mendapatkan bingkisan berupa vitamin.
Acara turut dihadiri Plt Gubernur Riau H SF Hariyanto, Plt Direktur Utama Bank Mandiri Taspen Maswar Purnama, Direktur Operasional PT Taspen (Persero) Tribuna Phitera Djaja, Direktur Legal and Compliance Allianz Life Indonesia Hasinah Jusuf, serta sejumlah tokoh penting lainnya.
Plt Dirut Bank Mandiri Taspen Maswar Purnama menjelaskan bahwa program ini merupakan upaya untuk memastikan para pensiunan tetap sehat dan produktif. Ia menegaskan, Mantap Mendengar adalah bagian dari komitmen tiga pilar Mandiri Taspen: Mantap Sehat, Mantap Aktif, dan Mantap Sejahtera.
Tribuna Phitera Djaja dari PT Taspen mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia juga mengingatkan para pensiunan agar berhati-hati terhadap penipuan yang sering mengatasnamakan Taspen, terutama permintaan data pribadi melalui telepon atau WhatsApp.
Sementara itu, Direktur Legal and Compliance Allianz Life Indonesia, Hasinah Jusuf, menyatakan kebanggaannya dapat berkolaborasi dalam program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para pensiunan.
Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menyampaikan rasa syukur karena program ini membantu para pensiunan kembali aktif berkarya. Ia mengajak penerima manfaat menggunakan alat bantu dengar dengan baik serta rutin memeriksakan kesehatan.
Perwakilan Perhati-KL dr Hariyanto menambahkan, kebersihan telinga penting dalam pemeriksaan agar hasil deteksi gangguan pendengaran lebih akurat. Ia berharap layanan ini dapat membantu para pensiunan memperoleh kualitas hidup yang lebih baik.
Tukang ojek di Bengkalis dibacok penumpang menggunakan parang setelah mengantar ke Desa Kembung Baru. Korban…
Prabowo mencopot Purbaya Yudhi Sadewa dari Menteri Keuangan dan melantik Suahasil Nazara sebagai penggantinya pada…
Sekitar 3.500 Pramuka mengikuti Apel Hari Pramuka ke-65 di Pekanbaru. Wako Agung Nugroho mendorong aksi…
Kabut asap di Pekanbaru membuat jarak pandang hanya 1.600 meter. Citilink QG936 sempat holding sebelum…
Ketua DPRD Kepulauan Meranti meminta semua pihak menghormati proses hukum Kejari terkait dugaan korupsi anggaran…
HSBL 2026 Pekanbaru Series memasuki hari kedua dengan delapan pertandingan di GOR Tribuana, termasuk laga…